Hidupgaya.co – Ada sejumlah orang tak bisa memulai hari tanpa secangkir kopi. Minuman dengan aroma khas ini kerap dikonsumsi sebagai solusi untuk menghilangkan kantuk dan membuat awas.

Kopi umumnya aman bagi orang dewasa dan tidak merugikan kesehatan jika dikonsumsi dalam jumlah yang sesuai, yaitu tidak lebih dari 2-3 cangkir per hari.

Namun, ada beberapa efek samping kopi yang perlu diwaspadai, terlebih jika konsumsi bercangkir-cangkir.

Konsumsi kopi berlebih dapat  memunculkan efek samping yang berkaitan dengan gangguan kesehatan.

Efek samping konsumsi kopi berlebih terhadap kesehatan yang perlu diwaspadai antara lain:

Gangguan lambung

Kopi bersifat asam karena mengandung asam kafeat yang dapat meningkatkan asam lambung dan akan lebih bermasalah jika kopi diminum dalam keadaan perut kosong.

Ilustrasi kopi (dok. ist)

Kadar asam tinggi dapat mengiritasi lambung dan memunculkan gejala perut terasa perih, sensasi panas di dada dan bahkan refluks asam (GERD).

Gangguan pencernaan

Sering buang air besar setelah mengonsumsi kopi? Jika iya, ini disebabkan oleh efek pencahar pada kopi. Efek samping kopi ini dapat membuat usus menjadi lebih aktif, sehingga pergerakannya menjadi lebih cepat.

Kerap buang air kecil

Peningkatan frekuensi buang air kecil adalah efek samping kopi yang umum terjadi. Kopi bersifat diuretik sehingga dapat merangsang pembuangan urine dan mendorong lebih sering buang air kecil. Hal inilah yang membuat peminum kopi akan lebih sering ke toilet setelah mengonsumsi kopi.

Yang perlu diingat, tetap banyak konsumsi air putih agar terhindar dari dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh saat minum kopi.

Atau, bagi peminum kopi yang bermasalah dengan nyeri lambung tetap bisa mengonsumsi kopi dalam bentuk permen kafein tanpa mengandung asam kafeat, misalnya permen Cafetab.

Kandungan kafein dalam setiap 1 permen 50 mg atau setara dengan 1 gelas kopi atau 1 shot. Ngantuk hilang tapi perut tetap nyaman.

Boleh dicoba nih! (HG)