Hidupgaya.co – Selepas pandemi, banyak artis dari dalam dan luar negeri menggelar konser di tanah air. Tak jarang, artis yang manggung di Indonesia memang diidolakan sejak lama jadi konsernya pantang dilewatkan.

Ada hal menarik terkait penyiapan dana hiburan/konser yang bisa dibilang tidak murah. Generasi muda usia (21-30 tahun) cenderung lebih mempersiapkan dana konser dibanding kelompok usia kisaran 31-40 tahun, menueut survei yang dilakukan Tunaiku dari Amar Bank.

Survei menyebut 7 dari 10 responden di kelompok usia 21-30 tahun memiliki tabungan khusus yang biasa mereka gunakan untuk membeli kebutuhan hiburan, termasuk konser.

Untuk diketahui, pada awal 2025, beberapa musisi mancanegara dan nasional yang menggelar konser, mulai dari Green Day, Linkin Park, NIKI, NCT 127, Seventeen. Dan akan masih banyak lagi musisi favorit yang akan hadir di tanah air sepanjang tahun 2025.

Berangkat dari hal ini, Tunaiku dari Amar Bank, melakukan mini-survei online melalui akun media sosial Tunaiku dan Amar Bank, terhadap 254 responden berumur 21-50 tahun di Jabodetabek, guna melihat tren perilaku belanja masyarakat untuk kebutuhan hiburan, terutama konser.

Ilustrasi menonton konser musik (dok. ist)

Hasil survei menunjukkan hal menarik, yakni sebanyak 53,5% responden memiliki tabungan khusus untuk hiburan dan konser, 38,6% membeli tiket konser secara spontan tanpa perencanaan anggaran dan hanya 8% yang memiliki anggaran rutin untuk menonton konser.

Survei juga mengungkap 41,3% responden yang membeli tiket konser secara spontan tanpa perancanaan, menggunakan metode pembayaran paylater, pinjaman daring atau cicilan kartu kredit untuk membeli tiket. Sementara, 23.5% menggambil dana darurat mereka untuk membeli tiket konser.

Jika dilihat dari kelompok usia, 46.5% responden kelompok umur 31-40 tahun tidak memiliki anggaran atau tabungan khusus, mereka mengeluarkan dana secara spontan saat mendengar musisi favorit mereka akan menggelar konser di Indonesia. Kelompok ini kebanyakan memanfaatkan pinjaman daring, paylater dan cicilan kartu kredit, bahkan mengambil dana darurat untuk membeli tiket konser.

Ditilik dari gender, pria lebih menyiapkan dana l untuk kebutuhan konser. Berdasarkan survei, sebanyak 58% dari responden pria ternyata telah memiliki tabungan khusus untuk memenuhi kebutuhan hiburan mereka, termasuk untuk menonton konser.

Sementara itu perempuan cenderung membeli tiket secara spontan, sebanyak 46.5% responden perempuan mengaku membeli tiket secara spontan tanpa persiapan saat mengetahui musisi favorit kesayangan akan mengadakan konser di Indonesia.

Tips mengelola dana hiburan agar keuangan nggak boncos

Nah, biar nggak boncos dalam mengelola keuangan, Tunaiku berbagi tips atur dana hiburan dalam uraian berikut:

1. Bikin anggaran hiburan khusus dan tabungan konser

Persiapkan anggaran untuk kebutuhan hiburan. Alokasikan sekitar 5 hingga 10 persen dari penghasilan bulanan. Sebisa mungkin gunakan rekening terpisah untuk keperluan ini sehingga  mudah mengontrol pengeluaran

Kalau mau lebih mudah, gunakan fitur ‘Celengan’ yang ada di aplikasi Amar Bank Digital. Fitur ini dapat membantu kita mengatur target tabungan yang ingin dicapai serta mencari tahu berapa alokasi dana yang harus disisihkan setiap bulannya.

2. Hindari pembelian spontan

Sebisa mungkin hindari pembelian secara spontan dan pastikan konser yang ingin ditonton sesuai preferensi dan anggaran yang miliki.

3. Gunakan pinjaman digital dengan bijak

Apabila ingin menggunakan pinjaman digital atau paylater, pilih yang legal dan diawasi oleh OJK, agar terhindar dari risiko penipuan dan bunga mencekik. Baca lebih teliti syarat dan ketentuan yang diberikan, perhatikan bunga tenor pinjaman, serta denda keterlambatan, agar kamu tidak kaget dengan biaya tambahan yang tersembunyi.

Pilih yang menawarkan bunga rendah atau 0% cicilan. Pinjaman digital Tunaiku dari Amar Bank misalnya menawarkan jumlah pinjaman yang fleksibel mulai dari Rp2 juta hingga Rp30 juta, dengan jangka waktu pinjaman yang panjang mulai dari 6 bulan hingga 30 bulan.

Tunaiku juga menawarkan pinjaman tanpa agunan, dengan hanya menggunakan foto KTP, proses yang sederhana dan aman, memberikan informasi yang jelas dan transparan mengenai biaya, seperti biaya pemeliharaan, layanan, dan provinsi, memastikan tidak ada kejutan di kemudian hari.

4. Pastikan alokasikan cicilan yang proporsional

Usahakan cicilan tidak lebih dari 30% penghasilan bulanan, sehingga tidak mengganggu dan membebani keuangan. Jangan ambil lebih dari satu cicilan hiburan dalam waktu bersamaan.

Mini survei oleh Tunaiku dari Amar Bank terkait perilaku masyarakat dalam membeli tiket konser  (dok. ist)

5. Waspadai biaya tambahan

Selain menyiapkan tiket konser, jangan lupa hitung juga dana untuk biaya tambahan, seperti transportasi, penginapan (jika konser berada di luar kota), makanan dan minuman, serta merchandise atau aksesoris konser.

Untuk menghemat biaya transportasi, pertimbangkan untuk bergabung dengan open trip konser, yang sudah banyak diadakan concert goers dari luar kota. Atau, gunakan transportasi umum yang lebih murah di kantong.

Prioritaskan konser yang paling diinginkan
Hitung segala biaya yang bakal dikeluarkan untuk menonton konser tersebut. Ingat, jangan sampai menonton konser mengganggu kebutuhan utama seperti tabungan darurat dan kebutuhan sehari-hari. (HG)