Hidupgaya.co – Modinity Fashion Parade 2025 kembali hadir menyajikan koleksi sejumlah merek yang bernaung di bawahnya.

Dihelat di The Hall, Lantai 8, Senayan City Mall Jakarta, 21 Februari 2025, menjadi panggung bagi lima jenama yang tergabung di Modinity Group, yakni Buttonscarves, Benang Jarum, Nada Puspita, Zyta Delia, dan anggota keluarga baru, Calla.

Merek fashion asal Bandung, Calla menjadi sorotan khusus karena ini adalah debut perdananya di panggung Modinity Fashion Parade 2025.

CEO Modinity, Linda Anggrea mengatakan, kehadiran Calla di ajang ini membawa angin segar dengan identitas desainnya yang berkarakter. “Calla menambah warna keseruan Modinity. Selama ini Calla dikenal sebagai brand yang ekspresif dan colorful. This is something new,” tutur Linda.

Menandai debut di Modinity Fashion Parade 2025, Calla memperkenalkan koleksi
terbarunya, Pansy In The Air.

Koleksi Calla Pansy In The Air di ajang Modinity Fashion Parade 2025 (dok. ist)

Pendiri sekaligus direktur kreatif Calla, Yeri Apriyani bertutur koleksi ini menampilkan signature pattern, yaitu pansy. “Koleksi ini terinspirasi oleh keindahan bunga pansy yang melambangkan keberanian, kreativitas dan kecantikan yang tertuang di setiap desain koleksinya dalam warna-warna bold hingga pastel,” terangnya.

Koleksi itu diakui Yeri terinspirasi bunga keindahan bunga pansy yang lebat dan cantik di Jepang. “Saya suka sekali dengan Jepang. Pansy itu bunga cantik banget warnanya banyak, juga melambangkan ketahanan antibadai dengan berbagai warna di tubuh bunga yang dieksplorasi jadi desain ikonis,” bebernya.

Dibesut sejak 2017, Yeri menyampaikan Calla bukanlah modest fashion sehingga bergabungnya merek ready to wear ke keluarga Modinity akan memberikan warna dan keseruan baru.

“Ini Calla rasa baru, dengan desain yang lebih mature, gak ikut-ikutan tren dunia. Calla punya DNA sendiri, yakni bold, loud, quirky. Saya izin sama Mommy (panggilan untuk Linda Anggrea) dan teman-teman di Modinity agar bisa menampilkan hal beda dengan rasa dan desain baru setelah gabung di keluarga ini,” urai Yeri.

Koleksi Pansy In The Air menyajikan berbagai pilihan fashion items dengan motif bunga pansy, seperti kemeja basic, dress bertingkat dengan detail ruffle, outer dress berbahan
organza sheer dan rok berlayer dengan potongan asimetris yang modern, hingga aksesoris tas knit tote bag.

Koleksi ini tidak hanya penuh gaya tetapi juga nyaman dipakai yang dibuat dengan bahan poliester berkualitas dan bahan natural seperti cotton dan cotton tencel. “Koleksi ini cocok digunakan untuk pakaian sehari-hari atau sebagai pakaian di musim panas,” tandas Yeri.

Buttonscarves Dazzling Festive

Salah satu merek gaya hidup lokal yang mendunia, Buttonscarves, mempersembahkan koleksi Dazzling Festive di Modinity Fashion Parade 2025.

Menghadirkan perpaduan warna berani, siluet elegan, dan detail mewah seperti hiasan
manik-manik berbentuk logo signature B.

Yang istimewa, di gelaran ini Buttonscarves menghadirkan supermodel Halima Aden, Laura Basuki, Putri Marino, Alyssa Daguise – keempatnya menjadi duta merek gaya hidup tersebut. Keempatnya melenggang anggun di panggung Modinity Fashion Parade 2025.

Halima Aden membawakan koleksi Dazzling Festive Buttonscarves di Modinity Fashion Parade 2025 (dok. ist)

“Yang istimewa, di Modinity Fashion Parade menghadirkan Halima Aden, seorang ikon fasion global yang telah menginspirasi banyak orang di seluruh dunia,” ujar Linda.

Bicara tentang koleksi, Dazzling Festive yang diusung Buttonscarves hadirkan tampilan memukau dengan permainan warna yang berani, siluet yang elegan, dan detail yang mewah dirancang untuk menyempurnakan gaya di momen Raya yang istimewa.

“Detail yang paling menonjol dari koleksi ini adalah hiasan manik-manik dengan logo signature B khas Buttonscarves. Sentuhan detail ini menambah kesan mewah dan eksklusif,” ujar Linda.

Koleksi Raya ini menggunakan beragam material mewah seperti jacquard, crepe, chiffon, dan silk yang memberikan kesan anggun dan nyaman saat dikenakan.

“Setiap bahan dipilih dengan cermat untuk menciptakan tampilan yang istimewa,” lanjutnya.

Koleksi ini juga hadir dalam palet warna yang kaya dan menawan, termasuk eclipse, ecru, fuschia, ekinezya, dan solidate blue siap memeriahkan Raya yang berkesan.

Koleksi ringan dan mengalir Zyta Delia

Merek gaya hidup Zyta Delia merilis koleksi Aeré, yang memiliki makna ringan dan mengalir. Tak sekadar menampilkan keindahan visual, keseluruhan koleksi juga membawa filosofi mendalam tentang gaya hidup yang dinamis.

Aeré hadir dalam koleksi lima tas yang elegan dan lima seri scarf, semuanya dirancang
untuk menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya keseharian wanita modern.

Koleksi kolaborasi Zyta Delia x Batik Trusmi di Modinity Fashion Parade 2025 (dok. ist)

“Koleksi Aeré menawarkan berbagai pilihan yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi
setiap wanita. Ada juga kolaborasi dengan Batik Trusmi menghadirkan koleksi Twilly sebagai aksesori pemanis tas yang hadir dalam empat warna,” kata sang desainer, Zyta Delia Rahma.

Kekaisaran Mughal dan classic vintage jadi inspirasi Raya Romance Nada Puspita

Nada Puspita setia menghadirkan desain artwork yang istimewa dalam setiap koleksinya. Untuk koleksi Raya Romance, sang desainer Indah Nada Puspita, menggabungkan dua koleksi dalam satu panggung, merangkai kelembutan dan kemewahan dalam harmoni yang anggun.

Koleksi pertama terinspirasi dari Kekaisaran Islam, Mughal, di India, menampilkan artwork
Mughal garden, tiang megah, dan arsitektur khas Mughal yang memancarkan keindahan dan kemewahan.

Kolekai itu menampilkan bunga lotus, yang banyak ditemukan sebagai elemen dekoratif pada masa kejayaan Mughal.

Sedangkan koleksi lainnya bertema classic vintage, dengan sentuhan bunga ciri khas Nada Puspita berpadu dengan aksen pita dan lace, menciptakan tampilan romantis,
dengan nuansa manis dan feminin.

Untuk koleksi Raya tahun ini, Nada Puspita didominasi warna pastel yang manis. Ada juga warna hitam dan merah yang hadir bagi pelanggan yang suka warna bold. “Ada busana sarimbit untuk pria,” ujarnya.

Potongan longgar yang nyaman koleksi ini juga didukung dengan material pilihan, seperti soft sateen, soft crepe, organza, dan polyester mix cotton.

Detail lipit, rok bertingkat, lengan balon, serta beads dan embroidery monogram Nada Puspita kian memperkuat keanggunan busana Raya.

Koleksi Raya Romance Nada Puspita di Modinity Fashion Parade 2025 (dok. ist)

Koleksi ini hadir dalam pilihan untuk pria dan anak-anak, memberikan kesempatan untuk
menciptakan tampilan serasi bersama keluarga dalam menyambut hari raya yang penuh kebahagiaan.

Sejumlah busana yang ditampilkan terinspirasi dari India seperti sari yang diadaptasi seperti selendang dengan pleats organza. “Dipermanis dengan bordir lace monogram Nada Puspita bikin koleksi Raya lebih manis,” tandas Indah Nada Puspita.

Semua model yang melenggok di panggung runway Modinity Fashion Parade 2025 menggunakan Buttonscarves Beauty yang menonjolkan keberanian dalam pemilihan palet warna dan teknik aplikasi yang inovatif, namun tetap memancarkan keanggunan yang khas. (HG)