Hidupgaya.co – Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Prof. dr. Taruna Ikrar mengatakan untuk mencapai swasembada susu, perlu ditingkatkan kemampuan industri secara holistik dari hulu sampai hilir.
“Pada bagian hulu peningkatan produksi susu segar dengan peningkatan jumlah populasi sapi perah di Indonesia,” kata Prof. Ikrar saat melakukan kunjungan kerja ke PT. Kian Mulia Manunggal, unit bisnis PT Tempo Scan Pacific Tbk, baru-baru ini.
Sedangkan pada bagian intermediary dan bagian hilir, sebut Prof Ikrar, kesiapan industri pengolahan susu juga perlu didukung agar semakin siap untuk mengolah hasil produksi susu segar yang meningkat tersebut untuk menjadi produk yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi anak dan konsumen dan bernilai tambah tinggi bagi perekonomian Indonesia serta tercapai swasembada sesuai sasaran pemerintah.

Pada kunjungan kerja tersebut, Kepala Badan POM berkesempatan untuk melihat fasilitas pengolahan susu PT. Kian Mulia Manunggal dan memastikan bahwa proses produksi susu Vidoran telah memenuhi standar untuk menjaga kualitas nutrisi dan gizi, mulai dari penerimaan bahan baku susu dan bahan- bahan lainnya hingga tahapan pemrosesan akhir.
Sebagai industri pengolahan susu, Tempo Scan melalui anak usahanya, PT. Kian Mulia Manunggal dan PT. Polari Limunusainti berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah khususnya swasembada pangan susu, melalui pengolahan susu bubuk dan susu cair yang berkualitas.

PT. Kian Mulia Manunggal sejak akhir 2022 telah mengoperasikan fasilitas produksi bahan baku intermediary susu untuk mengurangi ketergantungan pada importasi bahan baku susu sehingga berkontribusi dalam upaya peningkatan kemandirian industri dalam negeri, peningkatan pertumbuhan produk dalam negeri dan meningkatkan pemakaian komponen dalam negeri (TKDN).
Handojo S. Muljadi, Presiden Komisaris dan pendiri Tempo Scan Group, mengatakan fasilitas produksi pengolahan susu ini merupakan wujud nyata dari nilai inti Tempo Scan group yakni bertanggung jawab menghasilkan produk nutrisi yang berkualitas untuk mendukung pemenuhan nutrisi dan gizi anak Indonesia agar tumbuh sehat. (HG)