Hidupgaya.co – Banyak orang cemas terkait efek samping konsumsi obat dalam jangka panjang, termasuk golongan statin. Studi terbaru mengungkap bahwa statin, golongan obat penurun kolesterol, tidak memiliki efek pada fungsi ginjal.

Tim peneliti yang dipimpin oleh University of Iowa, dipimpin oleh profesor klinis Michelle Fravel dan Michael Ernst, di College of Pharmacy, meneliti hubungan antara penggunaan statin pada orang dewasa yang lebih tua dan perubahan pada dua indikator penting fungsi ginjal, yakni perkiraan laju filtrasi glomerulus dan rasio albumin-kreatinin (protein-kotoran) urin.

Studi berjudul ‘Efek statin pada fungsi ginjal pada orang dewasa yang lebih tua’ telah dipublikasikan secara daring pada 18 Desember 2024 di Journal of the American Geriatrics Society.

Data tersebut mendukung keamanan statin pada ginjal pada orang dewasa yang lebih tua dengan atau tanpa penyakit ginjal kronis, menurut peneliti.

Mereka menyarankan bahwa keputusan menggunakan statin untuk indikasi lain tidak boleh dibatasi oleh kekhawatiran yang terkait dengan potensi kerusakan ginjal.

Ilustrasi statin (dok. ist)

Para peneliti menggunakan data yang dikumpulkan dari uji coba penelitian sebelumnya yang mempelajari penggunaan aspirin dosis rendah setiap hari pada lebih dari 18.000 orang dewasa yang lebih tua dari Amerika Serikat dan Australia antara tahun 2010 dan 2017.

Di antara populasi tersebut, satu dari lima peserta memiliki penyakit ginjal kronis. Usia rata-rata adalah 76 tahun pada peserta dengan penyakit ginjal kronis dan 74 tahun pada mereka yang tidak memiliki penyakit ginjal.

Dengan memeriksa data tersebut, para peneliti Iowa menemukan penggunaan statin tidak meningkatkan fungsi ginjal, seperti yang telah dihipotesiskan dalam beberapa penelitian ilmiah sebelumnya.

Obat-obatan tersebut juga tidak memiliki efek buruk.

Statin umumnya diresepkan untuk orang dewasa yang lebih tua untuk membantu menurunkan risiko penyakit jantung.

Meskipun orang dewasa yang lebih tua memiliki risiko terbesar terhadap kejadian kardiovaskular dan penurunan fungsi ginjal, mereka juga merupakan populasi yang berisiko tertinggi terhadap efek samping dari pengobatan.

Oleh karena itu, bukti yang menunjukkan tidak adanya hubungan negatif antara penggunaan statin dan fungsi ginjal memberikan pesan yang sama pentingnya kepada salah satu manfaat ginjal, peneliti menjelaskan. (BS)