Hidupgaya.co – Perjuangan memberdayakan perempuan pengungsi kembali dilakukan Mishka Project by Makaila Haifa. Kali ini berkolaborasi dengan INIFD Indonesia, institusi fashion design internasional yang menghadirkan pengalaman pendidikan desain ashion untuk generasi muda Indonesia yang ingin merintis karir di bidang mode.

Tema yang disajikan dalam kolaborasi ini adalah Electrifying Women, dari perempuan untuk semua. Selain menampillan koleksi Mishka Project by Makaila Haifa, koleksi yang ditampilkan di ajang Spotlight 2024 juga menghadirkan karya siswa lulusan dari INIFD Indonesia.

Untuk diketahui, Mishka Project merupakan wadah pemberdayaan pengungsi perempuan
di Indonesia, diinisiasi oleh merek fashion Makaila Haifa.

Kali ini, Mishka Project melakukan beberapa pelatihan di bidang fashion bekerja sama
dengan tenaga pengajar dari INIFD Indonesia. Pelatihan itu mencakup fashion drawing serta fabric painting selama beberapa bulan.

Miskha Project x INIFD Indonesia di ajang fashion show Spotlight 2024 (dok. ist)

Tujuan pelatihan ini agar para pengungsi perempuan memiliki keterampilan yang sudah disertifikasi oleh INIFD Indonesia dan nantinya bisa digunakan oleh mereka di negara tujuan.

Keterampilan yang mereka dapatkan selama pembelajaran diaplikasikan dan ditampilkan juga pada gelaran fashion show di ajang Spotlight 2024 yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), baru-baru ini.

Hasil keterampilan para pengungsi binaan INIFD itu dituangkan dalam lima koleksi bernuansa serba putih hasil desain siswa sekolah fashion yang berlokasi di Tebet Jakarta Selatan, dengan sentuhan lukisan kain.

Di ajang Spotlight 2024, INIFD Indonesia menampilkan 34 karya dari 17 siswa yang telah menyelesaikan pendidikan Fashion Design lewat program 1 Year Intensive.

Pilihan material pun beragam, mulai dari kulit, tulle, linen, sampai lace, setiap siswa berkreasi sesuai dengan imajinasi mereka. Keunikan dapat dilihat pada fabric treatment beragam yang dilakukan, mulai dari teknik airbrush, pleats, drapery, hingga eco print.

Sementara itu, Makaila Haifa menampilkan 14 koleksi terbaru yang terinspirasi dari tren busana kerja saat ini.

Hadir dalam nuansa monokrom, hitam dan putih, dengan gaya siluet serba loose, yang bisa dikenakan oleh perempuan dari berbagai segmen.

Meskipun koleksi itu sedikit berbeda dari koleksi-koleksi sebelumnya, namun tetap menghadirkan DNA yang sama ala Makaila Haifa.

Sekilas info, pada 2020 untuk membantu para refugee perempuan atau pengungsi yang
tersebar di Indonesia, Makaila Haifa bekerja sama dengan lembaga kemanusiaan
dunia, UNHCR Indonesia menginisiasi sebuah Project Social Empowerment bernama
Mishka Project.

Miskha Project x INIFD Indonesia di ajang fashion show Spotlight 2024 (dok. ist)

Mishka Project  menjadi wadah organisasi nirlaba yang secara konsisten memberdayakan para pengungsi perempuan dalam bidang fashion dalam bentuk pelatihan atau workshop.

Melalui pelatihan itu Mishka Project memberi ruang bagi pengungsi untuk mengatualisasikan diri, memberi nilai-nilai kehidupan yang sempat hilang, memberi kebebasan untuk mengekspresikan diri dalam bentuk positif selama mereka menunggu negara tujuan ataupun selama transit di Indonesia.

Selain itu, para pengungsi bisa mendapatkan dan mengembangkan keterampilan yang mereka miliki yang tersertifikasi untuk memudahkan dalam mencari pekerjaan di negara tujuan. (HG)