Hidupgaya.co – Memiliki binatang peliharaan (pet), kucing atau anjing membutuhkan komitmen tinggi dan tanggung jawab besar. Bagi pemilik, binatang peliharaan – kerap disebut anabul (anak bulu), sudah menjadi bagian keluarga.

Tak mengherankan, anabul yang hilang, sakit bahkan mati bisa membuat pemiliknya menangis atau bersedih dalam durasi lama.

Menurut drh. Ricki Hakim, agar anabul tetap sehat dan panjang umur, pawrents (sebutan untuk pemilik hewan peliharaan), harus melakukan sejumlah hal, di antaranya vaksinasi.

“Kucing dan anjing sebaiknya divaksin di usia 6-8 minggu karena kekebalan alami yang didapat dari induk di usia ini sudah menipis, bahkan hilang. Jadi perlu divaksin agar titer antibodinya naik lagi, sehingga anabul tidak gampang sakit,” terang dokter hewan lulusan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh di acara pembukaan Clawset & Urban Moof di Sedayu City, Jakarta Timur, Kamis (24/10/2024).

Langkah selanjutnya adalah berikan obat cacing setiap satu bulan sekali. “Biasanya 1 tablet obat cacing untuk setiap 4 kg berat badan, diulang setiap sebulan sekali,” tuturnya.

Pawrents harus memiliki pengetahuan memafai dalam merawat anabul agar sehat dan panjang umur (dok. Hidupgaya.co)

Berikutnya adalah memberikan obat tetes kutu. Tujuannya agar anabul terhindar kutu yang membuatnya menggaruk dan memicu kerontokan rambut.

Pemberian Makanan Sesuai Usia Anabul

Tak lupa, berikan makanan sesuai usia anabul. “Pemberian makan harus sesuai anabul untuk menjaga kesehatan mereka dalam jangka panjang. Untuk kucing ada jenis kitten (anakan), remaja hingga adult dan senior. Untuk anjing jenis makanan sesuai usianya juga, apalah puppy, remaja atau adult,” tutur Ricki.

Kitten umumnya dia usia 1 hingga 12 bulan, setelahnya masuk golongan remaja dan adult, usia di atas 6 tahun lazim disebut senior.

Alasan pemberian makan sesuai usia anabul adalah setiap tahap usia membutuhkan kandungan gizi berbeda. “Saat muda, anabul butuh konsumsi protein lebih banyak. Sementara untuk anabul senior sebaiknya konsumsi protein dibatasi agar ginjal tidak terganggu,” jelas Ricki.

Suplemen juga bisa diberikan kepada anabul untuk menjaga kesehatan serta mencegah bulu rontok.

Ricki mengingatkan agar pawrents tidak sembarangan memberikan obat manusia kepada anabul. “Obat asetaminofen dan parasetamol untuk meredakan demam tidak boleh dikasih ke anabul. Obat-obatan manusia ini tidak cocok dengan hewan peliharaan,” ujarnya.

Saat anabul demam, sebaiknya dikompres es batu dan berikan antidemam khusus hewan. Perlu diketahui, kucing termasuk hewan berdarah panas dengan rentang suhu normal 37,4-39,2 derajat Celsius.

Bila anabul diare, bisa diberikan obat diare yang juga dikonsumsi manusia, seperti diapet/entrostop. “Dosisnya untuk berat badan 4 kg kurang lebih diberikan seperempat bagian,” tutur Ricki. 

Kotoran anabul harus dibersihkan secara teratur, karena jika dibiarkan terlalu lama bisa bahayakan pet dan pawrents. “Untuk kucing, pada pupnya mungkin terkandung kuman tokso yang bisa berkembang dalam hitungan jam. Jadi sebaiknya pup dalam litter box dibersihkan secara teratur,” saran Ricki.

Pup yang dibiarkan lama dalam ruangan juga bisa menimbulkan polusi bau, hingga mengganggu pernapasan.

Agar bulu anabul tidak mudah rontok, berikan suplemen lidah buaya, vitamin atau omega 3. “Kalau disentuh atau dielus biasa saja rontok, itu gak wajar. Jadi bisa ditambahkan suplemen untuk cegah kerontokan bulu anabul,” urai Ricki.

Anabul perlu mandi setiap 2 minggu hingga sebulan sekali. “Di bulu mereka ada kelenjar minyak dan keringat. Kelenjar minyak itu menghasilkan lemak yang bisa membuat bulu gimbal jika tidak teratur dimandikan,” lanjut Ricki.

Pawrents bersama anabul hadir di acara pembukaan Clawset & Urban Moof di Sedayu City Jakarta Timur, Kamis (24/10/2024) – dok. Hidupgaya.co

Bagi pawrents yang ingin memberikan aksesoris untuk anabul (pet fashion) menurut Ricki boleh dipakaikan saat bepergian. “Pilih pakaian anabul yang nyaman, kenakan dalam kondisi wajar dengan kualitas kain yang tidak mengiritasi. Jangan memakaikan baju setiap hari karena mereka sudah punya baju sendiri, yaitu bulunya,” tandas Ricki.

Anabul Bisa Tampil Gaya Layaknya Manusia

Kepemilikan hewan peliharaan di Indonesia mengalami lonjakan signifikan, menurut Data MarkWide Research 2024. Tren ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan dan kesejahteraan hewan.

Dengan bertambahnya jumlah pawrents (julukan bagi pemilik hewan peliharaan) kebutuhan akan produk dan layanan pet care berkualitas serta inovatif pun turut berkembang pesat.

Menjawab kebutuhan yang terus berkembang, Fashionwise Venue, perusahaan ritel terkemuka di Indonesia, merilis dua merek Clawset & Urban Moof di Sedayu City, Jakarta Timur.

“Peluncuran ini merupakan pencapaian penting dalam industri pet care di Indonesia, seiring meningkatnya tren di masyarakat yang menganggap hewan peliharaan sebagai bagian dari keluarga,” ujar Greta Christina, Country Manager Fashionwise Venue.

Clawset menawarkan koleksi pakaian dan aksesori yang modis dan fungsional untuk hewan peliharaan, menggabungkan estetika dan kenyamanan. Sementara Urban Moof fokus pada produk kebutuhan hewan peliharaan berkualitas tinggi.

Keduanya didesain dengan fokus pada kenyamanan, kesehatan, dan kesejahteraan hewan peliharaan, sehingga dapat memenuhi kebutuhan para pawrents di seluruh Indonesia.

Greta optimistis kedua merek ini akan menjadi pilihan utama para pawrents yang mencari produk pet care berkualitas serta mendukung gaya hidup modern.

“Dengan peluncuran ini, kami berharap bisa menjadi bagian penting dalam perubahan tren perawatan hewan peliharaan di Indonesia, sekaligus menciptakan pengalaman berbelanja yang unik dan inspiratif bagi para pawrents,” terang Greta.

Greta menyoroti dewasa ini pawrents semakin mandiri dalam merawat hewan peliharaan mereka berkat ketersediaan produk pet care yang lengkap dan inovatif. “Tidak hanya memudahkan pemilik, tren modern pet care juga menawarkan cara yang lebih praktis dalam merawat hewan peliharaan,” bebernya.

Anabul bisa tampil fashionable, mengenakan aksesoris dan ‘baju’ kembaran dengan pemilik (dok. Hidupgaya.co)

Selain itu, dewasa ini konsumen kian peduli terhadap dampak lingkungan dari produk yang mereka beli. Data dari Southeast Asia Pet Market 2024 menunjukkan bahwa peningkatan minat pada produk-produk sustainable yang tidak hanya memperhatikan kesehatan hewan, tetapi juga kelestarian lingkungan.

Greta sepakat bahwa tren yang berkembang menunjukkan bahwa pawrents semakin peduli dengan kualitas produk yang mereka pilih untuk hewan peliharaan mereka.

“Kami percaya bahwa dengan menghadirkan Clawset dan Urban Moof, kami dapat memberikan solusi yang memenuhi kebutuhan akan gaya hidup yang fashionable dan ramah lingkungan,” tuturnya.

Dengan koleksi fashion hewan yang stylish namun tetap fungsional dari Clawset, yang memberikan pilihan fashion terbaik bagi para pecinta hewan, bahkan anabul bisa tampil kembaran dengan pemiliknya. Nah, lucu kan? (HG)