Hidupgaya.co – Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2025, pameran dan peragaan busana modest fashion bertaraf internasional, berhasil mencetak transaksi potensial US$20,4 juta. Nilai tersebut melampaui target transaksi yang ditetapkan, yaitu US$3 juta.

“Alhamdulillah, JMFW 2025 berhasil mencetak transaksi potensial sebesar US$20,4 juta. Nilai
tersebut dicapai dari penjajakan kesepakatan bisnis yang merupakan bagian dari rangkaian JMFW 2025. Kami bersyukur, nilainya melebihi target yang ditetapkan sebelumnya
sebesar US$3 juta,” ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Dirjen PEN)
Mardyana Listyowati di acara penutupan JMFW 2025 di ICE BSD Tangerang, baru-baru ini.

Pencapaian itu, sebut Mardyana, merupakan bukti industri modest fashion Indonesia memiliki potensi besar untuk terus berkembang.

JMFW 2025 hadirkan 239 merek kebanggaan tanah air dengan menampilkan lebih dari 1.000 koleksi.

Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2025 (dok. ist)

Selain itu, keberagaman desain yang memadukan kearifan lokal dengan tren global menjadi salah satu daya tarik kuat dari JMFW 2025.

Mardyana mengatakan JMFW 2025 telah berjalan dengan baik, dengan berbagai rangkaian kegiatan mencakuop peragaan
busana, pameran dagang, penjajakan kesepakatan bisnis, gelar wicara, dan
kompetisi desain tekstil.

“Kementerian Perdagangan terus mendorong kemajuan industri modest fashion di Indonesia,” tuturnya.

JMFW 2025 dilaksanakan bersamaan dengan TEI ke-39 pada 9—12 Oktober 2024 di ICE BSD Tangerang. Mengusung tema “Mark Ink” ajang itu bertujuan menandai Indonesia dalam mengukuhkan diri sebagai salah satu negara berpengaruh dalam industri modest fashion dunia.

Di kesempatan itu, Mardyana menyaksikan penandatanganan pernyataan bersama
antara L’adresse Paris Agency dengan Islamic Fashion Institute (IFI) dan delapan merek dalam negeri.

Kedelapan merek tersebut yaitu Shiroshima Indonesia, Jenna and Kaia, Artkea, Party, Khasoe, Adia Lavani, Varyan, dan Christin Wu. Penandatangan pernyataan bersama
ini merupakan fasilitasi dari Atase Perdagangan Paris.

Closing ceremony Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2025 (dok. ist)

Mardyana juga menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman antara Kamar Dagang dan Industri Singapura dengan PT Kreasi Kriya Indonesia. Hal ini diharapkan dapat membuat industri modest fashion Indonesia semakin dikenal secara global.

Penutupan JMFW 2025 menampilkan jenama kebanggan Indonesia yang meliputi Irmasari
Joedawinata X Rumah Kreatif Sekomandi dari Kantor Perwakilan (KPw) BI Sulawesi Barat, Qolbi dari KPw BI Jambi, dan Fenny Saptalia dari KPw dari BI DKI Jakarta. Berikutnya BI Present Dedensiswanto for Satoekultur, Gorgeous Indonesia dari KPw BI Jawa Barat, dan Ronald Moreno dari KPw BI Kepulauan Riau.

JMFW merupakan jembatan menuju
penyelenggaraan Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MF) yang akan dilaksanakan pada 30 Oktober-3 November 2024  di Jakarta Convention Center. (HG)