Hidupgaya.co – Tidak perlu jauh-jauh terbang ke Tiongkok untuk bisa menikmati Festival Mooncake. Cukup kunjungi Old Shanghai di Sedayu City, Kelapa Gading untuk menyaksikan kemeriahan Shanghai’s Mooncake Festival.
Acara tahunan yang dihelat oleh Old Shanghai, Sedayu City ini juga didukung Perempuan Indonesia Tionghoa (PINTI), sayap organisasi dari Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur serta Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta.
Berlangsung selama 10 hari, mulai 13 hingga 22 September 2024, Shanghai’s Mooncake Festival menyuguhkan sejumlah pertunjukan seni, bazar kuliner Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), panggung hiburan rakyat (kolaborasi tari-tarian, musik dan budaya Tionghoa dan Nusantara.
“Shanghai’s Mooncake Festival merupakan momen istimewa untuk merayakan kebersaaman sekailgus budaya yang menyatukan kehangatan dan kebersamaan,” kata Operation and Enhancement Deputy Division Head – Commercial Retail 1 Agung Sedayu Group, Adrian Pranata dalam temu media di Sedayu City menandai dimulainya Shanghai’s Mooncake Festival.

Adrian mengatakan, Shanghai’s Mooncake Festival yang menyertakan hiburan budaya lokal dan Tiongkok diharapkan dapat mempererat persaudaraan. Selain berbagai hiburan, festival ini juga menghadirkan bazaar kuliner. “Ini menjadi wadah bagi UMKM untuk menambahkan eksposur terhadap brand mereka,” terangnya.
Berlokasi di Sedayu City Kelapa Gading, Old Shanghai mengurasi lebih dari 80 tenant, dimana 70% merupakan tenant halal dan menjadi lokasi wisata kuliner dengan sajian mulai ala kaki lima, peranakan, hingga restoran ternama legendaris.
K3 Mart, Bulgogi Yaa, PIN Grocery, Amazon, Quinn Kitchen, Laota Ge Express, Teh Kotjok adalah beberapa dari puluhan tenant lainnya yang ada di Old Shanghai.
Festival Mooncake, yang juga dikenal sebagai Festival Pertengahan Musim Gugur, merupakan salah satu perayaan paling penting dalam budaya Tionghoa. Dirayakan sejak 3.000 tahun lalu, festival ini melambangkan kebersamaan, kesatuan keluarga, dan rasa syukur atas panen yang melimpah.

Kesempatan sama, Operation Commercial Retail 1 Deputy Division Head – Commercial Retail 1 Sedayu City, Jarenta Sinaga menambahkan konsep acara “Festival Mooncake yang dihelat Old Shanghai bukan sekadar perayaan budaya. “Ini juga cara kami untuk memperkuat tali persaudaraan antar komunitas serta memperkenalkan budaya Tionghoa kepada masyarakat luas,” tuturnya.
Acara Shanghai’s Mooncake Festival di Old Shanghai terdiri dari berbagai macam rangkaian, seperti Wayang Hokkian (13/09), pertunjukan tari Wayang Jekdong (14/09), pertunjukan wushu kids (15/09), pelepasan balon Zeppelin (17/09), lomba menghias lampion (18/09), demo masak membuat kue bulan (19/09), lomba fashion show (20/09), pertunjukan barongsai (21/09), pertunjukan sulap (22/09), dan sebagainya.
Old Shanghai juga mengadakan program menarik bagi para pengunjung, berupa program penukaran struk dengan stiker ‘Flight to the Moon’ dan mengikuti undian berhadiah yang diundi selama lima hari untuk 200 orang pertama.
Pengunjung dengan pembelanjaan minimum Rp100.000 berhak melakukan penukaran stiker harapan khusus yang dapat ditempel pada balon Zeppelin serta mendapatkan kupon undian.

Periode pemasangan stiker pada Zeppelin berlangsung sejak 13 September 2024 mulai pukul 10.00 WIB hingga 17 September 2024 pukul 19.00 WIB.
Selanjutnya, pada 17 September balon Zeppelin akan diterbangkan menuju bulan membawa ratusan harapan pengunjung Old Shanghai pada pukul 19.30 WIB.
Didukung arsitektur bergaya otentik suasana kota Shanghai tempo dulu, Old Shanghai kaya berbagai spot foto yang sangat instagramable dari mural artistik (Dragon & Phoenix, Barongsai, Kahyangan, Sun Go Kong, Chinese Opera, dan Chinese Village Kiosk), Pagoda 5 lantai, Patung Dewa-Dewi, hiasan/ornamen dinding, lampion-lampion cantik dan masih banyak lagi. (HG)