Hidupgaya.co – Sammy Hendramianto dan Anita Boentarman adalah dua nama terkemuka di bidang desain interior. Keduanya juga menghadirkan karya desain The Colours of Indonesia (TCOI) bertema Summer Home yang dihelat di Senayan City Jakarta.

Di TCOI 2024, sebanyak 12 desainer interior yang tergabung dalam ID12 menghadirkan inspirasi desain mengusung konsep rumah liburan.

“Dalam TCOI tahun ini, kita punya tema besar Summer Home. Jadi kita berduabelas mempresentasikan ruangan masing-masing yang ada dalam sebuah rumah. Saya kebagian bikin kamar mandi dan Anita konsep bar,” kata Sammy yang hadir bersama Anita dalam wawancara bersama media di Jakarta, baru-baru ini.

Selepas pandemi, ada tren yang bergerak bahwa konsumen mendambakan rumah lapang bernuansa liburan.

Sammy Hendramianto menerangkan konsep kamar mandi yang terinspirasi suasana pantai di Bali (dok. Hidupgaya.co)

“Semacam rumah liburan. Fenomena berlibur itu setelah pandemi naik, orang yang tadinya  terkungkung sekarang maunya berlibur,” lanjut Sammy.

Pandemi membawa dampak pada cara pandang orang, bahkan pada konsep rumah. “Selama pandemi orang banyak bekerja di rumah. Jadi kita manfaatkan ruangan-ruangan yang tadinya tidak terpikirkan di rumah. Meskipun kita tinggal di negara dua musim, bukan empat musim, tapi kita bisa membuat semacam rumah berlibur itu tadi,” terang Sammy.

Sesuai tema Summer Home, desain dominan dengan warna-warna yang mencerahkan dan menyegarkan. “Kita ingin memberikan energi positif. Orang bisa melihat kita mendesain sesuai yang bukan hanya sophisticated, glamor, tapi memberikan energi positif,” urai Sammy.

Anita memiliki pendapat sama. “Jadi sesuai dengan tema dunia kali ini setelah kita melewati pandemi kita secara positif menyambut sesuatu yang baru dengan amat sangat ceria. Itulah benang merah Summer Home,” ujarnya.

Kamar mandi rumah liburan karya Sammy Hendramianto bertema Summer Home di pameran The Colours of Indonesia 2024 di atrium Senayan City Jakarta (dok. ist)

Sammy  lebih lanjut menyoroti makna rumah liburan. Menurutnya, rumah berlibur yang kerap disebut sebagai rumah kedua  artinya belum tentu jadi ‘rumah kedua’. “Artinya rumah berlibur itu secara konsep bisa juga kita menciptakan suasana rumah berlibur di dalam rumah kita sendiri,” tuturnya.

Jadi jika konsep rumah dulu – katakanlah 10 tahun lalu – ada ruang makan, ruang tamu, ruang kerja dan sebagainya, kini kita pilih mana yang perannya paling besar.

Selain kamar tidur, kamar mandi bisa menjadi tempat yang paling menyenangkan. Lainnya mungkin senang di pantry atau di ruang makan.

Kamar mandi tropis bernuansa Bali

Sammy mencontohkan, dalam karyanya di instalasi The Colours of Indonesia: Summer Home, dia menonjolkan kreasi kamar mandi tropis yang terinspirasi suasana Bali. “Kamar mandi memiliki fungsi yang lebih dari sekadar bersih-bersih. Tapi juga bisa me time atau mencari inspirasi, bahkan membaca juga bekerja. Makanya kamar mandi ini saya sertakan daybed yang bisa digunakan untuk bersantai,” terangnya.

Sammy Hendramianto menunjukkan material antigores yang dia sematkan di kamar mandi sebagai loker/storage dengan paduan warna elegan (dok. Hidupgaya.co)

Karena berfungsi sebagai ruang me time, kreasi kamar mandi Sammy menempati luasan 35 m2, terdiri dari voyage, vanity, shower, bath tub, water closet, hingga water toilet. “Yang kerap terlupakan di kamar mandi itu loker. Nah saya buatkan loker (storage) di situ,” terang Sammy.

Meskipun kamar mandi ala Sammy di Summer Home ini dominan marmer asli, namun dia menyelipkan materi storage atas dukungan Taco.

“Kenapa saya pilih Taco Ultimate Clean Touch karena gampang dipotong dan kuat dengan spesifikasi tahan gores. Ini pilihan lebih baik daripada wallpaper yang lebih mudah sobek atau tergores,” tutur Sammy.

Untuk menciptakan storage yang terkesan mewah, Sammy menggabungkan dua warna, merah marun dengan bronze. “Perpaduan dua warna ini jadi terlihat mewah,” bebernya.

Sammy sengaja memilih materi demi alasan estetika dan kebersihan. “Clean touch artinya saat dipegang, kalau ada bekas tangan maka akan hilang. Artinya finger print mudah dibersihkan. Saya ingin kamar mandi itu harus bersih, gampang dibersihkan,” urai Sammy.

Anita Boentarman menunjukkan konsep bar terinspirasi laut di pameran The Colours of Indonesia 2024 (dok. ist)

Bar terinspirasi laut

Akan halnya Anita Boentarman, dengan latar belakang arsitek, dia membuat semacam bar di dalam rumah yang bisa menjadi tempat menjamu teman.

“Jadi bar di rumah itu jadi sesuatu yang cukup biasa juga, semacam sanctuary space. Mungkin ada space yang tadinya tak terpakai jadi entertainment (space), untuk entertain teman-teman yang datang ke rumah,” terang Anita.

Anita Boentarman menciptakan bar di dalam rumah dengan suasana laut yang santai (dok. Hidupgaya.co)

Konsep bar yang dia ciptakan bernuansa laut. “Untuk Summer Home, saya mendesain  sebuah bar, di mana bar-nya itu temanya ada di pinggir laut. Itu sesuai dengan yang saya lakukan belakangan ini sering sekali melakukan perjalanan ke pantai-pantai di Indonesia, karena saya lagi suka hobi stand up paddle,” bebernya.

Ide bar Anita terinspirasi dari laut. “Semuanya idenya dari ocean, mulai dari ombaknya, warnanya, maupun sampaibdetail-detail di dalam laut seperti apa warna-warninya. Itu akan terlihat dan tercermin dalam desain saya kali ini,” lanjut Anita.

Untuk menunjang karyanya, Anita mempercayakan sebagian bahan pada Taco Ultimate Silver Texture untuk melengkapi desain, terutama untuk ceiling (langit-langit). “Untuk ceiling, saya kombinasikan antara warna rose gold dengan silver,” urainya.

Orang biasanya pergi ke laut itu bisa dengan boat, dengan yacht. “Pasti itu ada unsur asalnya. Nah unsur metal itu akan tercermin dalam desain ceiling saya. Nah, ceilingnya itu kombinasi dari tiga warna metal, jadi warna metal copper (tembaga) diwakili oleh rose gold. Kemudian untuk detailnya lebih kepada warna silvernya, yang saya ambil dari Taco,” ujar Anita seraya menambahkan semua materi yang dia gunakan sintetis, kuat dan tidak mudah berkarat.

Alasan Anita memilih Taco untuk melengkapi desain barnya, menurutnya karena ada unsur elegan di dalamnya.

Anita Boentarman menciptakan bar di dalam rumah dengan suasana laut yang santai (dok. Hidupgaya.co)

“Bukan berarti kita di laut, kita jadi kusut, jadi kayak surfer. Saya walaupun pergi ke laut tetap harus kelihatan elegan. Itu juga tercermin dalam desain saya, di mana memilih plafon kok malah jadi penuh dengan metal, tapi metalnya akan terlihat bagus.  Metalnya itu dipilih ada beberapa warna. Nah, dari Taco yang silver bertekstur menambah elegansi karena ada teksturnya. Selain itu, warna silvernya juga terlihat sangat mewah,” Anita menguraikan.

Bentuk bar yang diciptakan Anita terbilang unik. “Di bar saya itu bentuknya bukan ada counter di mana kita menerima pesanan dan orang yang memesan, tapi bentuknya memang berupa island. Kenapa island? Karena island itu konteksnya akan lebih blend, bisa duduk bareng, masak bareng, bahkan tamunya juga bisa ikut masuk. Jadi gak ada lagi batasan antara pemesan dan yang memesan sehingga ada sebuah counter yang tinggi,” sebutnya.

Bar buatan Anita bisa dibilang setengah pantry. “Cukup aneh bentuk ruangan saya ini kali ini sebetulnya. Hampir kayak kipas yang ada ujungnya, tapi justru saya memanfaatkan bentuk itu menjadi sebuah tempat berkumpul di pojok situ,” tandasnya.

Baik Sammy maupun Anita berharap kreasi di Summer Home bisa menjadi inspirasi bagi orang lain. “Makanya kami izinkan orang berfoto di area itu untuk mengambil inspirasi dari desain yang kami sajikan,” pungkas keduanya. (HG)