Hidupgaya.co – Di Indonesia, 1 dari 5 balita menderita stunting, salah satu bentuk malnutrisi yang umum terjadi ketika tinggi badan anak berada di bawah tinggi badan yang sehat untuk usianya. Hal ini dapat menghambat tumbuh kembang anak, mempengaruhi kesehatannya secara menyeluruh, dan membatasi potensi mereka di masa depan.
Terkait dengan itu, Abbott dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menggelar acara edukasi dan memberdayakan orang tua serta guru untuk mengidentifikasi masalah pertumbuhan anak dan mengatasinya sejak dini.
“Malnutrisi mempengaruhi anak di segala usia dan status sosial serta ekonomi, maka dari itu, dalam memerangi malnutrisi dibutuhkan upaya bersama antara sektor pemerintah dan swasta,” kata dr. Prawira Winata, Head of Nutrition Medical Affairs Abbott Nutrition di Indonesia.
Abbott telah lama berfokus pada peningkatan kesehatan masyarakat di Indonesia melalui nutrisi yang baik. Prawira menyampaikan, inisiatif dengan Kementerian Pendidikan, Budaya, Riset, dan Teknologi ini akan membantu menyediakan sarana dan dukungan kepada para orang tua untuk mengidentifikasi malnutrisi sejak dini, menangani dan mencegahnya.
Inisiatif Growth Watch Abbott menawarkan sumber daya pendidikan, alat bantu online, dan informasi nutrisi untuk membantu mengidentifikasi pertumbuhan yang tersendat dan mendorong pertumbuhan.
Sebagai bagian dari kolaborasi ini, Abbott dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, menggelar program pendidikan di TK Islam Bunayya.

Program ini memberikan informasi dan sumber daya terhadap keluarga dan anggota komunitas, menyediakan pemeriksaan di tempat untuk membantu mengidentifikasi malnutrisi dan membantu mendorong pertumbuhan holistik pada anak.
Penyuluhan di TK Bunayya Islamic Preschool
Lebih dari 80 orang tua dan anak mengikuti penyuluhan gizi dan pemeriksaan malnutrisi di TK Islam Bunayya. Para guru di sekolah tersebut diajarkan cara menggunakan grafik pertumbuhan untuk mengukur dan memantau pertumbuhan anak secara berkesinambungan.
“Mengurangi dan mencegah stunting pada anak merupakan prioritas utama di Indonesia,” tutur Komalasari, Direktur Pendidikan Anak Usia Dini, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Mendorong kesadaran dan pemahaman terkait pemeriksaan tumbuh kembang dan nutrisi yang baik itu penting. Selain itu, ada kebutuhan untuk mengedukasi orang tua dan guru dalam mendukung pertumbuhan anak. “Kolaborasi antara Abbott dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi akan semakin memperkuat upaya kami di negara ini dalam mengatasi stunting,” ujar Komalasari.
Inisiatif Abbott’s Growth Watch mendorong dilakukannya pemeriksaan tinggi badan anak secara rutin dan pemberian nutrisi yang tepat untuk menjaga pertumbuhan, kesehatan, dan perkembangan anak-anak di negara ini.
Inisiatif ini menyediakan alat dan sumber daya, termasuk Growth Pedia Calculator, sebuah alat daring untuk mengukur, melacak, dan memantau pertumbuhan anak dengan mudah.
Alat itu juga memberikan informasi nutrisi untuk mendukung pertumbuhan yang sehat. Lewat Growth Watch, Abbott bertujuan untuk membantu para pengasuh dalam mengidentifikasi masalah pada pertumbuhan anak sejak dini dan mencegahnya dengan nutrisi yang baik. (HG)