Hidupgaya.co – Festival Jajanan Bango (FJB) termasuk salah satu pesta kuliner yang ditunggu setiap tahunnya. Selain menghadirkan beragam menu yang cocok dengan lidah orang Indonesia, FJB juga menampilkan kuliner legendaris yang sudah dijalankan turun temurun, dari generasi ke generasi.
Pendek kata, FJB menjadi semacam ‘melting pot’ yang memudahkan masyarakat menikmati beragam kuliner nusantara di satu tempat. Hal ini diakui Sarwendah Tan, yang mengaku mencintai kuliner Indonesia dan selalu menyempatkan diri berburu kuliner khas daerah saat berkunjung ke suatu wilayah.
“Aku sekeluarga sangat suka berpetualang kuliner untuk mencari hidangan-hidangan khas dari berbagai penjuru Indonesia. Aku kalau ke luar kota itu selalu nyempetin sehari hampir 4 atau 5 restoran, kalau nggak sempat berarti kirim (makanan) ke hotel, jadi emang sesuka itu aku sama kuliner,” ujar Sarwendah di acara pembukaan FJB di Parkir Timur Senayan, Jumat (27/10/2023).
Gelaran kuliner seperti Festival Jajanan Bango bagi Sarwendah tidak hanya sebagai sarana berburu makanan enak, namun juga kesempatan untuk memperkaya referensi masakan nusantara. “Bisa untuk dihidangkan di rumah ataupun sebagai inspirasi buat usaha kulinerku,” ujar istri pengusaha Ruben Onsu.
Meskipun memiliki asisten rumah tangga, Sarwendah mengakui segala urusan memasak di rumah sebisa mungkin ditanganinya sendiri – dan asisten rumah tangga hanya membantu.
Sarwendah Tan berburu kuliner nusantara di Festival Jajanan Bango 2023 (dok. ist)
Pesohor yang punya hobi masak ini berharap generasi muda dapat mencintai dan melestarikan kuliner khas nusantara. Caranya, harus dimulai dari dalam keluarga itu sendiri. “Buat ibu-ibu itu perlu banget buat menambah menu makan nusantara, jadinya anak-anak tahu dan kenal,” sarannya.
Untuk diketahui, Sarwendah memiliki bisnis kuliner berupa masakan rumahan yang dikemas dalam bentuk kemasan dan diberi nama Resep Sarwendah. Seperti konsepnya, Resep Sarwendah ini menawarkan berbagai menu khas masakan rumahan seperti jengkol balado, cumi-cumi, hingga bawang kriuk.
Terkait Festival Jajanan Bango, Direktur Nutrition PT Unilever Indonesia Tbk Amaryllis Esti Wijono (Lilis), mengungkap Bango konsisten melestarikan kekayaan kuliner nusantara melalui berbagai platform, salah satunya Festival Jajanan Bango yang digagas sejak 2005.
“Setelah awal Oktober lalu sukses memuaskan selera lebih dari 22.000 masyarakat Makassar dengan 45 hidangan otentik persembahan legenda kuliner lokal maupun nasional, kini Festival Jajanan Bango Jakarta 2023 menghadirkan lebih dari 100 penjaja kuliner legendaris dari berbagai wilayah; mencerminkan keunikan kota ini sebagai melting pot yang dijuluki ibukota kuliner nusantara,” terang Lilis.
Festival Jajanan Bango 2023 kembali didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI dengan program ‘Wonderful Indonesia’ karena festival ini membuktikan bahwa pesona Indonesia tidak hanya terpancar dari keindahan alam ataupun keanekaragaman seni dan budayanya, namun juga dari kelezatan dan kearifan lokal yang terkandung dalam begitu banyak ragam kulinernya.
“Selain itu, Festival Jajanan Bango turut berkontribusi pada upaya Kemenparekraf RI untuk memajukan kuliner nusantara, khususnya yang menggunakan kecap manis sebagai culinary gem yang ikut membawa kuliner Indonesia mendunia melalui program Indonesia Spice Up the World,” terang Lilis.
Dia menandaskan, sejak 1928 Bango selalu konsisten menjaga kualitas melalui penggunaan empat bahan alami terbaik dan proses pembuatan yang otentik. “Hingga kini menginjak 95 tahun, upaya ini terus dilakukan agar kecap manis yang berkualitas dapat terus lestari sebagai pusaka kuliner kebanggaan Indonesia yang menyatukan kelezatan aneka kuliner nusantara sejak dulu hingga nanti,” pungkas Lilis. (HG)
