Hidupgaya.co – Pernahkah saat mencium aroma tertentu kita akan mengingat suatu hal di masa lalu atau melekatkan wewangian itu dengan seseorang? Tentu ini ada penjelasan ilmiahnya dan bisa dipahami jika mencium aroma tertentu kita mengaitkannya dengan hal tertentu atau seseorang yang kita kenal.
“Hal itu terkait dengan sistem kerja neuron di otak,” demikian disampaikan psikolog Nuran Abdat di acara Fragrance Festival yang dihelat The Body Shop Indonesia di Kota Kasablanka Jakarta, Rabu (27/9/2023). “Neuron di otak terkait dengan sistem limbik dan amygdala. Area sistem limbik ini identik dengan memori.”
Dengan demikian, saat mencium aroma tertentu otak akan mengaitkan hal itu identik dengan apa atau siapa. “Ini wewangian mirip dengan temanku, misalnya. Ada pribadi yang cenderung memilih aroma wewangian itu lagi dan lagi sehingga saat kita mencium aroma wewangian itu kita akan mengaitkannya dengan dia,” terang Nuran.
Wewangian memang bisa mempengaruhi emosi. “Di psikologi itu ada istilah slow deep breathing. Dengan mengingat sesuatu misalnya aroma tertentu akan mengingatkan kita tentang kenyamanan, juga ketenangan,” ujarnya.
Fragrance Festival di gerai The Body Shop Indonesia Kota Kasablanka Jakarta (dok. Hidupgaya.co)
Dia menambahkan, wewangian tertentu bikin seseorang tampil percaya diri. “Fragrance itu lekat dengan identitas kita. Apa yang ingin kita tonjolkan dari diri kita,” terang Nuran.
Dia menyebut, studi menunjukkan janin di dalam rahim sudah lekat dengan roma yang dia sukai. Namun itu tidak dikenali karena di bawah sadar. “Itu unconscious memory. Di masa janin kita menyukai aroma air ketuban, tapi tidak ingat,” ujar Nuran.
Senior Brand Manager The Body Shop Indonesia Tatya Rachman sepakat bahwa setiap aroma yang kita pilih dan melekat pada diri kita merupakan bagian dari kepribadian dan sumber aspirasi kita. Selain itu, wewangian juga sebagai cara untuk memperkuat rasa cinta terhadap diri sendiri (self-love) dan percaya diri melalui aroma dari berbagai produk wewangian sesuai kepribadian. “Wewangian yang tepat akan menciptakan perasaan tenang, gembira, dan bersemangat dalam menjalankan aktivitas harian, serta membangkitkan perasaan dan memori positif,” ujarnya.
Hal itu diamini Nuran. Ditilik dari sisi psikologi, wewangian memang dapat membangkitkan perasaan dan memori yang positif, meningkatkan rasa percaya diri dan mood seseorang. Karenanya, pemilihan wewangian harus sesuai dengan kepribadian seseorang dan kesempatan yang dihadiri agar kepercayaan diri lebih terpancar.
“Sebenarnya, tidak ada fragrance atau parfum yang bersifat one size fits all untuk membangkitkan berbagai macam emosi, baik itu persaan cinta terhadap diri sendiri, kepercayaan diri, dan sebagainya. Semuanya juga tergantung dari kepribadian kita, apakah kita termasuk tipe ekstrovert, introvert, atau ambivert,” tutur Nuran.
Oleh karena itu, melalui Fragrance Festival yang digelar sepanjang September hingga November 2023, The Body Shop Indonesia mengajak para beauty & fragrance enthusiast dapat memilih produk wewangian yang memancarkan kepribadian yang sebenarnya. “Wewangian bisa membuat suasana hati kita lebih baik, dan memancarkan pribadi kita yang sebenarnya, serta menambah rasa percaya diri,” ujar Tatya seraya menambahkan wewangian yang tepat akan menciptakan perasaan tenang, gembira, dan bersemangat dalam menjalankan aktivitas harian, serta membangkitkan perasaan dan memori positif.
Maxime Bouttier, aktor dan fgur publik yang mewakili Milenial dan Gen Z setuju bahwa wewangian untuk memperkuat rasa percaya diri. “Parfum bisa menjaga mood selalu happy. Sebuah produk fragrance yang aromanya sesuai dengan kita dapat mengembalikan rasa percaya diri, sehingga apa yang ingin kita tampilkan kepada publik dapat aku penuhi,” tuturnya.
Kekasih Luna Maya ini mengakui produk wewangian bisa memunculkan rasa dan emosi yang positif sehingga kita juga bisa lebih bahagia dan merasa cukup. “Ini penting sekali untuk meningkatkan energi dan kreativitas,” serunya.
Rangkaian Wewangian Bersertifikasi Vegan
Mengingat pentingnya wewangian bagi setiap individu, The Body Shop Indonesia ingin memperkuat posisinya sebagai merek kecantikan yang memimpin di segmen Fragrance melalui beragam produk yang komprehensif, inklusif, berkelanjutan, dan bersertifikasi vegan. “Pada Fragrance Festival ini, kami memperkenalkan produk terbaru, Full Flowers, yang menawarkan empat varian Eau de Perfume premium yaitu Full Rose, Full Iris, Full Ylang-Ylang, dan Full Orange Blossom,” terang Tatya.
Dia menyebut, Full Flowers menjadi berbeda dari parfum lain karena setiap variannya terinspirasi dari seluruh bagian bunga, mulai dari kelopak, batang, hingga durinya, dan juga dari kedua bagian feminin dan maskulin setiap bunganya. “Ini membuat Full Flowers menjadi parfum yang unisex dan semuanya terbuat dari 90 persen bahan alami,” ujar Tatya.

Tatya Rachman (paling kiri) dalam acara temu media peluncuran Fragrance Festival The Body Shop Indonesia di Kota Kasablanka bersama psikolog Nuran Abdat (tengah) dan Maxime Bouttier (dok. ist)
Rangkaian Full Flowers diciptakan untuk menjawab kepribadian unik setiap pemakainya, serta memberikan aroma yang tahan lama dan meningkatkan rasa percaya diri. Rangkaian produk Full Flowers semakin melengkapi segmen wewangian yang ditawarkan The Body Shop, salah satunya adalah produk ikonis yang merupakan best-seller, yaitu seri Musk, yang tampil dalam tujuh varian.
Tatya mengatakan, seri ini telah menjadi favorit konsumen berkat aromanya yang hangat, sangat mirip dengan kulit kita, bahkan lebih harum. Aroma Musk juga di hadir untuk meningkatkan mood serta rasa percaya diri penggunanya dalam setiap kesempatan.
Melalui Fragrance Festival The Body Shop ini, Maxime mengajak Milenial dan Gen Z Gen-Z untuk mengeksplorasi dan menemukan aroma yang sesuai dengan kepribadian, agar terus terkoneksi lebih baik dengan sesama, dan terus inspirasi dengan apa yang menjadi tujuan hidupnya. “Apa yang ditawarkan oleh The Body Shop ini sangat sesuai dengan kami yang selalu ingin menjadi conscious consumers, selektif dalam memilih produk-produk yang tidak hanya bermanfaat untuk diri sendiri, tapi juga bermanfaat untuk orang-orang dan lingkungan di sekitar kita,” tandas Maxime. (HG)
