Hidupgaya.co – Bagi kaum mendang-mending, kalau bisa menikmati hidup – termasuk urusan ngopi – selain enak juga tidak mahal. Meskipun banyak coffee shop menawarkan beragam kopi kekinian, namun tak semua orang bisa menjangkau gaya hidup ngopi di kafe setiap hari. Solusinya? Selalu ada cara, salah satunya adalah dengan menikmati kopi sachet yang sebisa mungkin dibuat mirip dengan racikan coffee shop.
Tak semua orang menyukai kopi hitam memang. Untuk itu tersedia pilihan kopi kekinian, salah satunya kopi dengan tambahan susu dan gula aren. Minuman kekinian itu sangat populer di masyarakat, khususnya kalangan anak muda dan animonya tinggi.
Disampaikan barista profesional Zikri Mubarak popularitas kopi susu gula aren masih menjadi pilihan kopi favorit di kalangan penikmat kopi di Indonesia. “Sebenarnya kopi susu gula aren sudah ada sejak lama, tapi jadi semakin dikenal kira-kira sejak 2014 lalu,” ujarnya di sela acara peluncuran Top Coffee Susu Gula Aren Tubruk di Sarinah Thamrin Jakarta, Minggu (17/9/2023).
Peluncuran Top Coffee Susu Gula Aren Tubruk di Jakarta, Minggu (17/9/2023) – dok. Hidupgaya.co
Popularitas kopi susu dengan gula aren makin ke sini justru makin menguat, dan disukai berbagai kalangan. “Peminatnya pun masih sangat tinggi dari berbagai kalangan, mulai dari remaja, orang dewasa, hingga orang tua. Tren usahanya juga meningkat di berbagai daerah. Tak hanya di kota-kota besar saja, penjual kopi susu gula aren saat ini sudah ada di berbagai tempat. Sangat mudah ditemukan di sekitar tempat tinggal kita,” beber Zikri.
Selain kopi susu gula aren, penikmat kopi juga menyukai kopi tubruk, termasuk untuk kopi sachet. Dari data lembaga Nielsen hingga Juni 2023, pasar kopi sachet dikuasai kategori kopi tubruk, dengan persentase sebesar 57%. Sementara sisanya 43 persen dimiliki kopi sachet instan.
Zikri mengungkap, ada perbedaan yang mencolok antara kopi tubruk dengan kopi instan. “Kopi tubruk ini biji kopinya digiling dan memiliki serat dengan jumlah yang lebih besar. Sehingga ketika diseduh, aroma dan rasa kopinya akan lebih kuat,” urainya.
Ciri-ciri lainnya, imbuh Zikri, kopi tubruk ini memiliki ampas dan biasanya perlu menunggu ampasnya turun dulu baru bisa dinikmati. “Sementara itu, kopi instan telah diproses sedemikian rupa agar mudah larut sepenuhnya ketika diseduh,” sebutnya.
Mengingat pasar yang legit di segmen kopi tubruk sachet, perusahaan FMCG Wings Food lewat Top Coffee meluncurkan Top Coffee Susu Gula Aren Tubruk. Menurut Brand Manager Top Coffee Fransisca Vania Harista, Top Coffee Susu Gula Aren Tubruk sengaja dirilis ke pasar untuk memenuhi selera para penikmat kopi khususnya para pecinta kopi tubruk di Indonesia. Menurutnya, Top Coffee Susu Gula Aren Tubruk memberikan pengalaman minum kopi yang spesial kepada para penikmatnya.
“Selain memiliki perpaduan aroma dan rasa yang pas antara kopi tubruk, susu serta legitnya gula aren, Top Coffee Susu Gula Aren Tubruk ini memiliki ampas kopi yang halus. Sehingga, konsumen bisa segera merasakan sensasi strong kopi tubruk tanpa perlu menunggu lama hingga ampas turun,” ujar Vania di acara peluncuran produk Top Coffee terbaru yang juga dihadiri aktor sekaligus Brand Ambassador Top Coffee Susu Gula Aren Tubruk, Krisjiana Baharudin.
Vania menambahkan, Top Coffee merupakan pelopor kategori kopi gula aren instan di Indonesia sejak 2020 melalui Top Coffee Gula Aren Instant. “Sejak pertama kali diluncurkan, kami terus mendapatkan tanggapan positif dari konsumen, sehingga saat ini Top Coffee Gula Aren Instant menjadi kopi gula aren instan dalam kemasan nomor satu di Indonesia,” ujarnya.
Top Coffee Susu Gula Aren Tubruk (dok. Hidupgaya.co)
Vania berharap dengan diluncurkannya Top Coffee Susu Gula Aren Tubruk akan memenuhi harapan pencinta kopi yang mendambakan kopi dengan karakter strong dibandingkan kopi instan.
Pembuat konten media sosial Revy Vamella mengaku menyukai kopi yang karakternya kuat. “Kalau gak ada ampasnya itu rasanya kayak kurang mantap gitu. Saat ingin menikmati kopi susu gula aren, saya pasti cari yang rasa kopinya strong,” ujarnya.
Zikri berbagi tips cara menikmati kopi tubruk, termasuk kopi tubruk sachet, agar lebih nikmat. “Kopinya direbus selama 5 menit, baru kemudian dinikmati. Itu rasa dan aromanya akan lebih kuat daripada langsung diseduh di cangkir,” pungkasnya. (HG)

