Hidupgaya.co – Atlet bulutangkis Indonesia peraih medali emas Olimpiade, Susi Susanti, berbagi tips sekaligus coaching clinic seputar teknik permainan badminton, di antaranya cara memukul bola, serta mengembalikan pukulan secara tepat, teknik melatih kaki untuk kelincahan, serta aspek penting lainnya kepada bakat-bakat muda bulutangkis Indonesia.
Selain menguasai teknik bermain bulutangkis, Susi juga menekankan pentingnya menjaga kedisplinan dan menjunjung tinggi sportivitas. “Selain menjaga kedisiplinan dalam berlatih, sikap mental, serta sportivitas merupakan hal utama. Kedepankan kejujuran, pantang menyerah, serta tak mudah patah semangat dalam setiap kesempatan, baik pada saat berlatih maupun pertandingan,” ujar peraih medali emas bulutangkis tunggal putri Olimpiade Barcelona 1992 di acara turnamen bulutangkis WanitaIndonesia.co Cup 2023 di Gelanggang Remaja Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (26/8).
“Anggaplah waktu latihan itu seperti pertandingan, sehingga ketika nanti bertanding, adik-adik sudah siap dan lebih percaya diri,” imbuhnya.
Turnamen bulutangkis yang berlangsung 26-27 Agustus tersebut memperebutkan hadiah senilai total Rp23 juta dan berbagai produk sponsor.
Susi Susanti (kiri kaos merah) berikan coaching clinic di turnamen bulutangkis WanitaIndonesia.co Cup 2023 di Gelanggang Remaja Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (26/8)
Susi menambahkan, latihan tak hanya soal belajar teknik namun penting untuk berlatih kelincahan kaki, serta gerakan tangan. “Harus banyak melompat ya, bergerak cepat ke segala arah,” saran peraih gelar empat juara All England tahun 1990, 1991, 1993, dan 1994 sambil memperagakan sejumlah gerakan.
Selain itu, dia mendorong anak-anak pemain bulutangkis untuk melatih kekuatan pergelangan tangan terutama pada saat mengayun agar energi tak banyak terbuang.
Tak lupa Susi mengingatkan, sikap mental, serta sportivitas juga harus dimiliki pula oleh kedua orang tua. “Penting bagi orang tua untuk mengarahkan, memberi semangat, serta membimbing anak-anaknya untuk menjadi atlet yang memiliki sikap mental yang baik,” ujarnya.
Kesempatan sama, Camat Ciracas Jakarta Timur Yuswil menambahkan bahwa minat tunas muda yang berdomisili di Jakarta Timur pada olahraga bulutangkis cukup tinggi. “Momen coaching bersama Susi Susanti, pahlawan bulutangkis Indonesia, kiranya akan berdampak lahirnya talenta dari semangat-semangat baru yang pantang menyerah,” ujarnya. (HG)
