Hidupgaya.co – The Body Shop Indonesia menyerahkan donasi yang dikumpulkan dari konsumen senilai lebih dari Rp521 juta kepada mitra, dalam hal ini WeCare.id dan Yayasan Kaki Kita Sukasada (YKKS) untuk pembuatan kaki palsu bagi teman disabilitas, serta program-program pendukung pemberdayaan lainnya. 

General Manager of Operations The Body Shop Indonesia, Sulastri, mengatakan The Body Shop Indonesia ingin berkontribusi untuk meningkatkan produktivitas penyandang disabilitas dengan tidak hanya memberikan donasi dalam bentuk uang, namun kemasan plastik produk yang dikembalikan konsumen, yang kemudian dijadikan bahan baku pembuatan kaki palsu dalam kerangka program Bring Back Our Bottles. “Hal ini sejalan dengan aksi Be Seen Be Heard, sebuah kampanye global The Body Shop yang mendukung generasi muda untuk lebih menyuarakan pendapat mereka terhadap isu-isu sosial, kemanusiaan, dan juga lingkungan,” ujarnya. 

Memadukan kampanye Be Seen Be Heard dan Bring Back Our Bottles, The Body Shop Indonesia terus mengajak generasi muda menyuarakan pendapatnya melalui berbagai gerakan nyata khususnya untuk berkontribusi terhadap aspek kemanusiaan dan kemasyarakatan, dan di saat yang bersamaan juga menanggulangi sampah plastik, di antaranya dengan mendukung program pembuatan kaki palsu dari kemasan plastik produk-produk The Body Shop.

“Kami senang karena program donasi konsumen melalui kasir di toko-toko kami sejak Maret hingga Juli 2023 sudah selesai dan dapat diserahkan secara resmi kepada Impact Partners,” ujar Sulastri.

Dia menambahkan, dana yang diserahkan dan juga sampah kemasan plastik yang dikembalikan oleh konsumen akan diberikan kepada YKKS dan didampingi oleh WeCare.id untuk membantu teman disabilitas menjadi lebih percaya diri, produktif, dan mandiri sehingga pada akhirnya mereka dapat terintegrasi dengan baik ke masyarakat. 

Donasi The Body Shop Indonesia untuk pembuatan kaki palsu teman disabilitas (dok. ist)

Dalam mewujudkan tujuannya memproduksi kaki palsu untuk teman-teman disabilitas, The Body Shop Indonesia bermitra dengan WeCare.id yang akan memfasilitasi pendampingan dan mentoring YKKS dalam pengembangan organisasi dan membantu menghubungkan YKKS kepada calon penerima manfaat kaki palsu plastik. 

YKKS akan memproduksi kaki palsu plastik bersama unit usahanya yaitu KarFa (Karya Difabel), yang sebagian dari karyawannya juga termasuk penyandang disabilitas. YKKS juga akan membuat program pemberdayaan disabilitas sehingga membantu para penyandang disabilitas untuk dapat bekerja secara produktif.

“Bagi pasien yang diamputasi kakinya karena kondisi diabetes maupun yang cacat bawaan atau karena kecelakaan, akan kami buatkan kaki palsu sehingga mereka bisa menjalankan hidupnya dengan produktif dan memberikan dampak yang positif terhadap lingkungan dan komunitasnya,” ujar pendiri Yayasan Kaki Kita Sukasada, I Made Aditiasthana.

Kaki palsu yang diproduksi berasal dari bahan-bahan plastik daur ulang seperti PP, LDPE, dan HDPE yang memiliki tekstur lentur sehingga cocok untuk memproduksi kaki palsu. (HG)