Hidupgaya.co – Bagi yang punya masalah dengan hiperpigmentasi atau flek hitam, mungkin sudah tidak asing lagi dengan vitamin C. Bahan perawatan kulit yang terkenal ini terbukti memiliki manfaat mencerahkan dan banyak ditemukan dalam berbagai produk perawatan kulit. Bagi yang tidak cocok dengan vitamin C (dengan berbagai alasan), ada bahan perawatan kulit yang kurang dikenal yang patut dicoba, asam kojic (kojic acid).

Asam kojic dapat membantu mengatasi segala hal mulai dari meratakan warna kulit, memperbaiki tampilan kulit kusam, dan mengurangi munculnya bintik hitam dan hiperpigmentasi. 

Asam kojic adalah asam alfa-hidroksi (AHA), yang merupakan eksfoliator kimiawi. “Ini berasal dari fermentasi makanan tertentu, termasuk sake Jepang, kecap, dan anggur beras,” jelas Deanne Mraz Robinson, MD, FAAD, dokter kulit bersertifikat dan CMO dari Ideal Image. “Asam kojic adalah bahan aktif yang paling sering ditemukan dalam serum, losion, pengelupasan kimiawi, dan eksfoliator.”

Manfaat perawatan kulit dengan asam kojic

Asam kojic terkenal karena kemampuannya untuk mengurangi hiperpigmentasi serta meratakan dan mencerahkan warna kulit. Robinson menjelaskan bahwa asam kojic bekerja dengan dua cara. Pertama, secara kimiawi mengelupas sel-sel kulit hiperpigmentasi yang sudah ada di kulit, kemudian bekerja untuk mencegah hiperpigmentasi, dengan menekan produksi tirosin, yang merupakan enzim yang membantu tubuh kita memproduksi melanin. “Asam kojic juga dapat membantu mengatasi jerawat karena memiliki sifat anti-bakteri,” ujar Robinson.

Ilustrasi pemakaian asam kojic di wajah (dok. ist)

Robert Finney, MD, seorang dokter kulit bersertifikat di Entière Dermatology, mengatakan bahan tersebut juga bertindak sebagai antioksidan dan memiliki sifat anti-peradangan. “Jika seseorang menderita perubahan warna gelap yang berhubungan dengan jerawat atau melasma, mereka akan sangat diuntungkan dengan memasukkan asam kojic ke dalam rutinitas perawatan kulitnya,” jelasnya.

Efek samping dari asam kojic

Asam kojic adalah bahan yang dapat ditoleransi oleh sebagian besar jenis kulit, jadi tidak banyak efek sampingnya, menurut Robinson. Meskipun demikian, bagi yang sensitif terhadap asam perawatan kulit atau bahan aktif secara umum, sebaiknya konsultasi ke dokter sebelum pemakaian asam kojic untuk menghindari potensi iritasi.

“Asam kojic sering dikombinasikan dengan bahan lain seperti asam alfa atau beta-hidroksi lainnya. Jadi berhati-hatilah dengan formulasinya, dan pastikan produk tersebut sesuai dengan jenis dan masalah kulit yang sedang dihadapi,” saran Dr. Finney. Selain itu, seperti halnya bahan aktif lainnya, asam kojic ada kemungkinan dapat membuat kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari, itulah sebabnya Dr. Robinson mengatakan penerapan SPF sangat penting saat menggunakan bahan ini.

Cara pemakaian asam kojic

Ingin mencoba asam kojic? Untungnya, ada banyak produk perawatan kulit di pasaran dengan bahan yang tersedia dalam formulanya. Robinson secara pribadi merekomendasikan memilih serum karena akan memiliki konsentrasi asam kojic yang lebih tinggi dan menawarkan penyerapan yang lebih baik. 

“Aplikasikan di pagi dan sore hari pada kulit bersih sebelum menggunakan perawatan kulit lain, SPF, atau riasan,” katanya. “Bagi pemilik kulit sensitif, mulailah setiap dua hingga tiga hari dan tingkatkan penggunaan secara bertahap.” (HG)