Hidupgaya.co – Peran keluarga sangat penting dalam membentuk lingkungan keluarga yang harmonis, penuh kasih sayang, dan pengertian. Alasannya, keluarga merupakan lingkungan paparan pertama dan tersering bagi anak-anak.
“Pembentukan karakter dan proses tumbuh kembang pertama kali juga dimulai dari sini. Kondisi yang optimal di rumah, pemenuhan nutrisi yang cukup, dan interaksi antar orang tua maupun dengan anak sangat mempengaruhi perkembangan dan perilaku anak,” ujar dr. Gia Pratama, praktisi kesehatan di acara peluncuran kampanye The Unstoppable Family yang digelar PT Mundipharma Healthcare Indonesia di Jakarta, Selasa (11/7/2023).
Praktisi kesehatan yang aktif memberikan edukasi di media sosial itu menambahkan, orang tua bertanggung jawab untuk menyediakan lingkungan yang aman, serta memantau aktivitas anak. “Orang tua juga berperan, membantu mengembangkan emosi sosial dan kognitif, serta menyediakan arahan dan panduan dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Tak dimungkiri, keluarga memiliki peran sentral untuk pembentukan kebiasaan, gaya hidup dan kondisi kesehatan masing-masing anggotanya. Salah satu ciri keluarga sehat adalah adanya hubungan yang baik seperti memiliki aktivitas bersama yang menyenangkan, serta bugar secara fisik.
Tantangan keluarga saat ini ada pada gaya hidup sedentari (kurang gerak) dan lingkungan yang kurang mendukung aktivitas keluarga, seperti polusi, kurangnya ruang terbuka, maupun kondisi tempat tinggal yang kurang aman. ”Salah satu aktivitas mudah yang dapat dilakukan bersama adalah bermain bersama,” ujar Dokter Gia.
Dia menekankan, ketika bermain, orang tua wajib memastikan lingkungan maupun peralatan yang digunakan untuk bermain tetap aman. Meskipun aktivitas dilakukan di rumah, faktanya, berdasarkan riset kesehatan dasar menemukan bahwa 44,7% kecelakaan terjadi di rumah dan 31,4% kecelakaan terjadi di jalan.
Untuk mengantisipasi hal itu, orang tua wajib menyediakan produk antiseptik khususnya yang mengandung Povidone Iodine yang mampu membunuh kuman penyebab infeksi, di rumah maupun dibawa ke mana saja dalam aktivitas bersama keluarga.
Nah, menandai Hari Keluarga Nasional dan menyambut Hari Anak Nasional, Betadine mengajak keluarga Indonesia untuk melakukan aktivitas bersama anggota keluarganya agar lebih aktif dalam gerakan The Unstoppable Family.
Permainan tradisional untuk mendorong anak aktif bergerak (dok. ist)
Disampaikan Head of Marketing PT Mundipharma Healthcare Indonesia, Anastasia Damayanti, kampanye ini dilatarbelakangi oleh fakta bahwa pada 2022, 1 dari 3 anak usia 0-6 tahun sudah mulai menggunakan gawai – yang memicu ketergantungan terhadap perangkat digital sehingga anak kurang terhubung dengan anggota keluarga. Asyik dengan gawai juga memicu gaya hidup sedentari yang dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan.
“Salah satu ide unik yang bisa dilakukan bersama keluarga adalah memainkan permainan tradisional, seperti engklek, gobak sodor maupun bentengan. Ini permainan tradisional yang mengajak anak bermain tapi juga melakukan aktivitas fisik tanpa mereka sadari,” ujar Anastasia.
Sebagai ibu dua anak, Caca Tengker mengakui kesehatan dan tumbuh kembang anak-anak merupakan prioritasnya. Selain melindungi kesehatan fisik anak, Caca dan suami selalu mendorong kreativitas dan imajinasi anak. “Termasuk dengan cara memberikan suasana menyenangkan bagi anak-anak lewat berbagai cara, salah satunya dengan bermain,” ujarnya.
Menurut jebolan University College London ini, menggunakan The Unstoppable Tape memberikan banyak ide kreativitas untuk berinteraksi dengan anak-anak sehingga suasana bermain menjadi lebih fun. Mau coba? (HG)
