Hidupgaya – Dunia mode tak bisa dipisahkan dengan gaya hidup, termasuk traveling. Perjalanan tentu melibatkan moda transportasi, termasuk transportasi udara.

Nah, kali ini maskapai Batik Air ambil bagian dalam perhelatan mode Jakarta Fashion Week berkolaborasi dengan sejumlah desainer. Pada 27 Oktober silam di Atrium Senayan City pada Jakarta Fashion Week 2017, berlangsung pergelaran busana menampilkan karya Anthony Bachtiar, Batik Chic, dan Milcah.
Milcah tampil pertama, menyuguhkan bahan ikat, didominasi warna biru dan merah. Di tangan Milcah bahan ikat dibuat menjadi modifikasi outer untuk jumpsuit dan modifikasi kebaya dan kain.
Di sekuens kedua, Batik Chic menampilkan inspirasi dari selendang dodot kain kuno Semarangan. Kain-kain itu dibuat menjadi koleksi yang terdiri dari kebaya dengan embroideri yang penuh dan kain doby Pekalongan yang dibuat dengan cara ditenun.
Warna-warnanya terdiri dari palet warna Batik Air, yaitu ungu, merah, dan biru.
Tiba giliran Anthony Bachtiar sebagai penutup pergelaran. Diawali dengan voice over (VO) seperti di pesawat, seolah membawa penonton terbang bersama Batik Air. Lalu, keluar awak kabin, dua pramugara dan dua pramugari membawa koper, mengajak penonton untuk menyaksikan transformasi kain batik khas Pekalongan menjadi balutan busana yang modern.
Uniknya, pramugara Batik Air ikut berlenggok luwes dalam pergelaran busana kali ini laiknya model professional.
Anthony Bachtiar mempersembahkan busana-busana ready to wear dalam palet warna-warna cerah khas pesisir.
Dengan melihat karya-karya desainer anak negeri ini, peluang Indonesia menjadi pusat mode dunia untuk pakaian tertutup pada 2020 juga bukan lagi menjadi hal yang mustahil. (HG)