Hidupgaya – Berbelanja online kini terasa kian mudah, pilihan banyak dengan beragam metode pembayaran. Mau transfer, pakai kartu kredit atau bahkan cash on delivery (COD), semuanya bisa.
Bagi sebagian orang, belanja online lebih mengasyikkan ketimbang harus berdesakan di mal untuk membeli segala kebutuhan, khususnya belanja untuk memenuhi kebutuhan menjalng hari raya.
Dimana ada gula di situ ada semut. Begitu pula dengan maraknya belanja online belakangan ini. Banyak oknum yang memanfaatkan tren belanja online untuk sesuatu yang bersifat negatif dan merugikan konsumen.

Simak paparannya sebagai berikut:
1. Ketahui umur situs belanja online. Situs belanja online yang berusia di atas 5 tahun dinilai kokoh dan sehat.
2. Toko online memiliki sistem pembayaran sendiri (kartu kredit atau alat pembayaran online dengan bank yang dikenal di Indonesia), selain bisa dengan cara transfer.

4. Konsumen mendapat resi bukti pengiriman barang dan bisa melakukan pelacakan posisi barang.
5. Toko online itu memiliki reputasi baik dan jelas asal-usulnya.
6. Toko online memiliki rekanan dengan bank yang dikenal baik di Indonesia.

8. Pengurus/pemilik/penanggung jawab toko online dikenali, jadi bukan tokoh fiktif.
9. Pilih toko online yang memiliki platform online, bukar sekadar blog.
10. Memiliki Fasilitas Live Chat sehingga konsumen dapat bertanya atau berinteraksi dengan toko online yang hendak dibeli produk/jasanya.
Nah, semoga tips belanja online yang aman tadi membantu kita menghindarkan diri dari penipuan oknum tak bertanggung jawab ya!***