Lanjut ke konten

Pameran Electric & Power Indonesia Siap Digelar September 2019

28/08/2019

Hidupgaya – Dalam 5 tahun terakhir Indonesia membangun infrastruktur besar-besaran di seluruh pelosok negeri yang dimaksudkan untuk memperkuat pondasi bagi percepatan pertumbuhan bangsa. Ke depannya, Indonesia tidak hanya membangun megaprojek infrastruktur namun juga meningkatkan sumber daya manusianya agar dapat berpikir cerdas untuk membangun masa depan bangsa.

Pertanyaannya adalah bukan seberapa banyak kita dapat membangun, tetapi bagaimana hal tersebut dapat bertahan bagi anak-anak kita. Isu mengenai memiliki masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan telah menjadi topik diskusi di antara para tokoh bangsa, termasuk bagaimana pembangkit listrik bisa lebih pintar, lebih bersih dan lebih hijau.

Menurut Presiden Persatuan Insinyur Indonesia (PII) dan Ketua Umum The ASEAN Federation of Engineering Organizations (AFEO), Heru Dewanto, jalan untuk mengembangkan solusi cerdas dimulai dari membangun kualitas sumber daya yang berpikiran cerdas. “Kami percaya hal itu dimulai dengan membangun kualitas sumber daya manusia, itulah sebabnya PII telah mengambil langkah strategis untuk memastikan kami memiliki apa yang diperlukan,” kata Heru di sela-sela temu media menjelang Pameran Electric & Power Indonesia ke-19 yang akan dihelat di JIExpo, September mendatang.

Acara ini akan dibarengi dengan pembukaan Conference of ASEAN Federation Engineering Organization atau CAFEO yang diadakan oleh Persatuan Insinyur Indonesia (PII).  Kolaborasi keduanya diharapkan dapat mencapai target pemerintah terkait infrastruktur kelistirikan maupun SDM berkualitas.

Pameran Electric & Power Indonesia 2019 akan diselenggarakan pada 11-14 September 2019, di JIExpo Kemayoran Jakarta, diikuti oleh penyedia dan pembangkit listrik terkemuka dari sektor industri serta energi terbarukan. Hajatan ini diklaim sebagai pameran ketenagalistrikan terbesar di Asia Tenggara.

Managing Director Pamerindo Indonesia, Ben Wong, dengan menghadirkan pakar dan insinyur di industri energi pada konferensi ini dan melalui penyelenggaraan Electric & Power Indonesia 2019, Pamerindo berharap dapat mempromosikan dan memperluas peran dan efektivitas sektor swasta dalam melistriki seluruh nusantara dan untuk meningkatkan efisiensi pemakaian listrik serta bahan baku.

Ben menyebut lebih dari 900 perusahaan dari 39 negara baik lokal maupun luar negeri–termasuk 7 pavilion/regional seperti China, Jerman, Korea-KEMC, Korea-KOEMA, Singapura, Taiwan (TEEMA), dan Turki–akan berpartisipasi pada pameran tersebut.

Dia meyakini, hadirnya merek-merek terkemuka memberi ragam pilihan untuk melengkapi kebutuhan para pemangku kepentingan akan industri electric, power dan renewable energy.

Di kesempatatan sama, pendiri dan Ketua Prakarsa Jaringan Cerdas Indonesia, Eddie Widiono otomatisasi dan digitalisasi energi telah menjadi kebutuhan mutlak pada saat ini agar dapat meningkatkan efisiensi konsumsi listrik dan bahan baku. “Ini dapat dilakukan misalnya dengan membuat data profil pelanggan sehingga penyedia listrik menyesuaikan kapasitas operasional pembangkit listrik mereka sesuai dengan waktu pemakaian pelanggan,” tandas Eddie. (HG)

From → Techno

One Comment
  1. Semoga gak blackout lagi ya kak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: