Lanjut ke konten

Inovasi Daur Ulang dan Plastik Biodegradable Jadi Solusi Kurangi Limbah Plastik

15/11/2018

Hidupgaya – Inovasi daur ulang dan plastik biodegradable (BDP) merupakan salah satu cara paling efektif untuk mengurangi limbah penggunaan plastik.

Tak bisa dimungkiri, tantangan yang dihadapi para pelaku bisnis adalah stigma negatif yang selama ini melekat pada kemasan plastik yang dinilai menjadi sampah yang lama terurai.

Peserta pameran plastik dan karet di Kemayoran (dok. hidupgaya)

Masalahnya adalah, peritel tidak mungkin menghilangkan plastik dari proses bisnisnya, apalagi kemasan sangat penting untuk menjaga produk tetap aman

Henky Wibawa, Direktur Eksekutif Federasi Pengemasan Indonesia (IPF) mengatakan, yang perlu ditingkatkan adalah bagaimana berinovasi secara berkelanjutan, lewat penggunaan plastik, pengelolaan limbah, dan alternatif lastik ramah lingkungan.

Dalam tiga tahun terakhir, industri kemasan di Indonesia melemah, hanya tumbuh di bawah 10% setiap tahunnya. Sementara lima tahun lalu, pertumbuhan industri kemasan terhitung tinggi, yakni mencapai 10% atau lebih setiap tahunnya.

Tahun ini omset industri kemasan di Indonesia diproyeksi mencapai Rp85 triliun, mayoritas dikontribusi oleh kemasan fleksibel seperti kemasan mie instan – mencapai 45%. Kemudian kemasan karton dan kertas (28%), kemasan plastik kaku seperti kemasan air minum (15%). Sisanya dikontribusi oleh kemasan kaleng, gelas, dan kayu.

Jika tak mau tergilas perubahan zaman dan perilaku konsumen, pelaku industri harus sigap dalam menyikapi perubahan dengan memanfaatkan teknologi terkini, yang mampu menghadirkan inovasi kemasan yang berbasis pada 4R (Reduce, Reuse, Recycle, dan Recover).

Nah, untuk menjawab kebutuhan itu, Plastics & Rubber Indonesia 2018, pelopor pameran di Indonesia untuk industri pengolahan plastik dan karet digelar 14-17 November 2018 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Bersamaan dengan Drinktech Indonesia, Plaspak Indonesia, dan Mould & Die Indonesia, pameran ini memamerkan berbagai teknologi pengolahan plastik & mesin karet, mulai dari pemrosesan hingga material.

Pameran plastik dan karet ini juga berkolaborasi dengan Printech Indonesia, pameran internasional di bidang konversi, percetakan, hingga pelabelan, yang diprakarsai oleh asosiasi produsen mesin manufaktur Italia, ACIMGA, demi mendukung berkembangnya industri makanan dan minuman Indonesia secara global.

Sekitar lebih dari 500 perusahaan dan lebih dari 20 negara ikut berpartisipasi dalam pameran internasional yang sudah memasuki tahun ke-31 ini, yang ditargetkan akan mendatangkan lebih dari 13.000 buyers dan profesional.

Pameran dibuka oleh Direktur Industri Kimia Hilir dari Kementerian Perindustrian Indonesia, H.E. Taufik Bawazier.

Menurut Wiwiek Roberto, Project Director Pamerindo Indonesia sebagai penyelenggara pameran, pengemasan berperan sangat penting dalam membangun industri makanan dan minuman. “Karenanya, kami menghubungkan ratusan profesional di industri plastik dan karet demi mewujudkan kemasan yang berkelanjutan, melalui pengembangan material dan inovasi proses,” ujarnya.

Selama pameran, seluruh pengunjung juga bebas mengikuti seminar yang dipandu oleh berbagai asosiasi, seperti Perkumpulan Pelaku Daur Ulang Plastik Indonesia (IPR), Indonesian Packaging Federation (IPF), Asosiasi Industri Minuman Ringan (ASRIM), dan Komunitas Printing Indonesia (KOPI). Mereka akan berbagi tentang tren, tantangan dan peluang, serta daur ulang plastik untuk sistem kemasan berkelanjutan.

Berdasarkan riset dari worldwide authority di bidang kemasan, Smithers Pira, ada beberapa teknologi yang dibutuhkan untuk mewujudkan metode pengemasan yang berkelanjutan, di antaranya bahan baku inovatif, barriers materials atau kombinasi multilayer plastik yang fleksibel, hingga metode penyortiran dengan Near Infrared (NIR).

Untuk berbagi wawasan tentang teknologi terkini dalam plastik dan printing, beberapa peserta pameran di bidang mesin pemasaran seperti Benua Kencana Makmur dan Kawata Indonesia, serta industri pengolahan plastik dan bahan kemasan seperti ABURG dan Bilplast Grapindo juga akan menggelar sesi seminar selama pameran yang berlangsung empat hari. (HG)

Iklan

From → Money Talk

One Comment
  1. Semakin canggih nih… Jadi sekarang sampah plastik yang mencemarkan lingkungan, kedepannya bisa segera di atasi ya.. hehehe https://jasacuci-sofakarpet.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: