Lanjut ke konten

Ingin Jadi Model, Dengarkan Saran Peragawati Senior Keke Soeryo

23/04/2017

Hidupgaya – Banyak remaja perempuan bercita-cita jadi model karena ingin tampil glamor dan mendapat uang dengan mudah. Benarkah menjadi model atau peragawati seindah kelihatannya?

Keke Soeryo, pendiri Look Model Inc (dok. Hidupgaya)

Simak penuturan model senior Keke Soeryo (dulu dikenal sebagai Keke Harun). Model senior ini sejak lama malang melintang di jagad modeling dan mendirikan Look Model Inc bersama rekannya, Lulu Dewayanti, pada 1997. Agensi model yang didirikannya itu menjadi wadah melahirkan model papan atas di Indonesia saat ini.

Keke, yang punya nama asli Sri Nurhandayani ini memang tak lagi berlenggok di atas catwalk, namun perempuan kelahiran Bogor, 13 Maret 1969 ini aktif menjadi juri di berbagai kompetisi modelling.

Perempuan yang awet ayu di usia menjelang kepala lima ini bertutur tentang suka duka menjadi model. “Harus kurus. Fisik jadi perhatian utama. Kalau ada fashion show gladi resik pagi-pagi. Stamina harus prima, juga mesti selalu happy karena hal itu mempengaruhi pembawaan di panggung,” tutur Keke Saat ditemui di sela-sela perhelatan ‘Bekasi Fun & Fashion Fair (BF3) 2017’ yang diselenggarakan Grand Metropolitan Mall, akhir pekan ini.

Ia menambahkan, seorang model harus menjaga lingkar pinggangnya pada ukuran 68 cm agar ‘pas’ saat memakai baju rancangan desainer manapun. Itulah mengapa model harus tampil kurus. “Kalau kurus, pakai baju apapun bagus.”

Tak jarang, para model harus mengatur pola makan – bahkan ada yang melakukan diet ekstrem – demi memiliki tubuh kurus. Namun, Keke tak menyarankan siswa binaanya melakukan diet ekstrem. “Makan seimbang. Minum air putih sehari dua liter itu penting banget karena bikin kurus dan energinya naik, nggak dehidrasi. Paling kalau mau makan agak banyak, mesti rutin olahraga dan akupuntur,” bebernya.

Keke Soeryo, pendiri Look Model Inc (dok. Hidupgaya)

Diakui Keke, menjadi model meluaskan wawasan, termasuk jejaring. “Bisa kenal banyak orang dari berbagai kalangan. Terus kalau fashion show ke berbagai daerah jadi punya pengalaman ke tempat baru,” ujarnya.

Tak pelak, menjadi model bisa mendatangkan kebanggaan karena bisa mengenakan rancangan desainer dengan harga ratusan juta rupiah, dan masih dibayar.

Bonus lain menjadi peragawati adalah meningkatkan rasa percaya diri. “Jadi lebih percaya diri karena terbiasa tampil di depan orang banyak,” ujarnya.

Keke menyarankan bagi orangtua yang menginginkan anaknya menjadi model, ikutkan kompetisi di usia 5-12 tahun. Memang belum tentu menjadi model profesional, namun setidaknya bisa memupuk rasa percaya diri anak karena tidak malu tampil di depan khalayak. (HG).

Iklan

From → Fashion Spread

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: