Lanjut ke konten

‘Bocor’ saat Hubungan Intim Sungguh Mengganggu, Bagaimana Solusinya?

03/06/2016

Hidupgaya – Salah satu penyakit yang dianggap remeh namun jarang diungkap adalah inkontinensia urine, atau beser alias mengompol. Ternyata mengompol bukan cuma monopoli anak-anak, karena orang dewasa juga manula bisa mengalami kondisi ini.

Inkontinensia bisa menjadi masalah dalam hubungan suami istri, karena perempuan yang mengalami ini bisa rendah diri saat harus menjalankan aktivitas seksual.

Inkontinensia urine

Sebagai informasi nih, dibandingkan laki-laki, ternyata  perempuan lebih rentan untuk mengalami inkontinensia urine. Menurut dokter spesialis urologi, Nugroho Budi Utomo, kondisi ini terjadi karena anatomi dan fisiologisnya yang berbeda. “Dari saluran kencingnya saja perempuan sudah beda dengan laki-laki. Jarak kandung kemih wanita ke lubang kencingnya lebih pendek ketimbang pria,” kata Nugroho dalam konferensi pers relaunch Confidence Adult Diapers Premium yang diadakan di FX Senayan, Jakarta, Kamis (2/6).

Selain itu, secara fisiologi pria juga memiliki lebih banyak aktivitas sehingga otot dasar panggulnya lebih kuat dan lebih tebal seratnya dibandingkan perempuan. “Secara fisik pria lebih banyak beraktivitas dan bergerak, jadi otot-ototnya lebih terlatih dan kuat,” ujar Nugroho.

Faktor lain yang membuat perempuan rentan mengalami inkontinensia urine adalah akibat kehamilan dan melahirkan normal lebih dari empat kali. Dalam proses hamil dan mellahirkan, sebut Nugroho, terjadi perubahan pada sistem pembuangan urine. Sering melahirkan juga membuat otot dasar panggul yang terkait dengan aktivitas mengejan menjadi lebih lemah. Hal ini turut berkontribusi pada kejadian inkontinensia.

Disinyalir, keluarnya air seni selama hubungan seksual akibat ketdakmampuan mengendalikan rembesnya air seni ini banyak dialami perempuan. Ini pengalaman yang memalukan sekaligus bikin frustrasi. Bayangkan sedang intens melakukan hubungan intim dengan pasangan, tiba-tiba keluar cairan seni yang sangat tak diharapkan.

Inkontinensia urine

Menurut publikasi di British Journal Obstetric and Gynaecology, berdasarkan survei dokter urologi terhadap pasien, sebanyak 24 persen memiliki masalah inkontinensia selama hubungan seksual. Duapertiga perempuan merasakan mengompol saat penetrasi hubungan seks, sedangkan sisanya  mengompol saat mencapai orgasme.

Penyebab inkontinensia antara lain karena kandung kemih yang mudah iritasi atau juga kelemahan pada leher kandung kemih. Kebocoran urine pada saat orgasme (tetapi tidak pada penetrasi), terutama terkait dengan iritasi kandung kemih, sedangkan kebocoran saat penetrasi bisa jadi pertanda lemahnya leher kandung kemih, menurut data European Urology.

Satu dari 5 perempuan yang mengalami kesulitan menahan buang air kecil sepanjang harinya juga mengalami kebocoran urine (inkontinensia) selama hubungan seksual. Namun ada pula yang mengalami kebocoran urine selama hubungan seksual, tapi tidak pada waktu lainnya.

Lantas bagaimana solusi dari masalah yang memalukan ini? Lakukan langkah-langkah ini untuk mengatasinya:

1. Kosongkan kandung kemih (buang air kecil) sebelum berhubungan seks.

2. Kurangi mengonsumsi minuman yang mengandung kafein dan alkohol.

3. Jangan minum cairan berlebihan—tidak lebih dari 1,5 liter selama 24 jam.

4. Diskusikan masalah dengan dokter urolog, terutama jika mengalami kebocoran urine di luar waktu berhubungan seks.

5. Dokter mungkin akan meresepkan obat untuk mengatasi inkontinensia yang harus dikonsumsi sesaat sebelum hubungan intim.

6. Lakukan senam Kegel untuk menguatkan otot dasar panggul yang mengontrol aktivitas buang air kecil.

7. Jika solusi di atas tak juga menyelesaikan masalah, dokter mungkin akan menyarankan operasi untuk memperkuat leher kandung kemih agar tak terjadi kebocoran urine. (www.dokterdigital.com)

Iklan

From → Relationship

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: